Breaking News:

Perampok Uang Dayah Mudi Ditangkap

Uang Dayah MUDI Samalanga Habis Digunakan Perampok, Polisi Amankan Duit Rampokan di Bener Meriah

“Ini uang hasil rampokan di Bener Meriah, sedangkan uang rampokan dari MUDI Samalanga sudah habis mereka gunakan,” ujar Kapolres Bireuen

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo, Kasat Intelkam dan lainnya, Jumat (16/09/2022) memperlihatkan barang bukti hasil rampokan dan barang bukti lainnya di Mapolres Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Aparat penegak hukum tim gabungan mulai dari Polres Bireuen, Polres Lhokseumawe, Polda Aceh, Polda Sumut, Polres Batubara menangkap empat pelaku perampokan uang
operasional Dayah MUDI Samalanga.

Mereka juga diduga terlibat dalam berbagai kasus perampokan lainnya.

Petugas berhasil menyita berbagai barang bukti aksi mereka.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, Selasa (13/09/2022) lalu dan dibawa pulang ke Mapolres Bireuen diperlihatkan Jumat (16/09/2022) antara lain uang kontan lembaran Rp 100 ribu
berjumlah Rp 610 juta.

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH yang didampingi Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo, Kasat Intel dan pejabat lainnya dalam jumpa pers, Jumat (16/09/2022) di Mapolres
Bireuen mengatakan, uang Rp 610 juta adalah uang hasil rampokan di Bener Meriah.

Kerugian yang dialami korban Rp 700 juta.

Baca juga: BREAKING NEWS - Perampok Uang Dayah MUDI Samalanga Ditangkap, Jaringan Sindikat dari Palembang

“Ini uang hasil rampokan di Bener Meriah, sedangkan uang rampokan dari MUDI Samalanga sudah habis mereka gunakan,” ujar Kapolres Bireuen.

Selain barang bukti uang Rp 610 juta juga diamankan enam lembar kartu ATM, dua buah besi runcing yang digunakan untuk mencongkel kaca mobil, empat unit HP berbagai merk.

Kemudian satu unit Smartphon Android Samsung.

Selain itu,  satu lembar SIM, satu lembar boarding passenger pesawat, empat buah dompet, satu tas levis, tiga helm dan dua sepeda motor. 

“Satu sepeda motor dalam perjalanan dibawa pulang dari Palembang ke Bireuen,” ujar Kapolres Bireuen.

Baca juga: Bisa Dilihat dari Kebiasaan Sehari-hari, Inilah Ciri-ciri Pria dan Wanita Subur Menurut dr Boyke

Modus operandi yang mereka lakukan berkelompok, mereka mengincar nasabah bank dengan memantau di bank terhadap nasabah yang melakukan penarikan tunai.

Mereka membagi tugas dan ada yang mengikuti sampai ke lokasi atau titik aman mereka beraksi.

Ketika sudah pada titik aman untuk beraksi, mereka memecahkan kaca kendaraan dan mengambil uang
milik nasabah.

Menyangkut motif kata Kapolres Bireuen adalah ekonomi, mereka dikenakan pasal 363 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. (*)

Baca juga: Detik-detik Penangkapan Perampok Uang Dayah MUDI Samalanga, Polisi Sempat Kehilangan Jejak di Medan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved