Perampok Uang Dayah MUDI Ditangkap
Polres Bireuen Buru Tersangka Lainnya, Kasus Perampokan Uang Dayah MUDI Samalanga
“Salah satu yang belum tertangkap adalah orang yang memantau di Samalanga saat korban menarik uang di bank, orang tersebut yang mengabari kepada rekan
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
“Salah satu yang belum tertangkap adalah orang yang memantau di Samalanga saat korban menarik uang di bank, orang tersebut yang mengabari kepada rekannya di Bireuen tentang adanya nasabah membawa uang dari Samalanga arah ke Bireuen,” ujarnya.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Aparat penegak hukum Polres Bireuen yang telah berhasil menangkap empat pelaku perampokan uang operasional Dayah MUDI Samalanga, Bireuen bersama tim gabungan juga memburu beberapa tersangka lainnya yang belum tertangkap.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo SIK kepada Serambinews.com, Sabtu (17/09/2022).
Disebutkan, khusus dalam aksi perampokan uang dayah MUDI, hasil penyelidikan dan pengakuan sementara dari tersangka yang sudah ditangkap ada beberapa tersangka lain yang terlibat dalam aksi waktu itu.
“Salah satu yang belum tertangkap adalah orang yang memantau di Samalanga saat korban menarik uang di bank, orang tersebut yang mengabari kepada rekannya di Bireuen tentang adanya nasabah membawa uang dari Samalanga arah ke Bireuen,” ujarnya.
Selain itu, ada beberapa tersangka lain yang diduga ikut terlibat dalam aksi perampokan di Bireuen pada beberapa kejadian sebelumnya.
Empat tersangka pelaku perampokan yang sudah berhasil ditangkap berinisial
Ah Nop (31), Abd (58), Roj (40), dan Her (33).
Kesemuanya warga Palembang, Sumatera Selatan.
Baca juga: Bos Perampok Uang Dayah MUDI Tertunduk, Ditangkap di Sumut saat Akan Kembali ke Palembang
Kasat Reskrim menyebutkan, pelaku perampokan seluruhnya warga Palembang dan tidak ada warga Aceh.
“Dari penyelidikan sementara, pelaku perampokan adalah warga Palembang dan tidak ada warga Aceh,” ujarnya.
Ditambahkan, tim Polres Bireuen selain memeriksa secara marathon empat tersangka juga
mengembangkan berbagai informasi dari sejumlah korban rampokan, untuk memastikan keterlibatan mereka dalam berbagai kasus perampokan di Bireuen.
“Ada beberapa orang lain diduga terlibat bersama empat mereka dan sedang dilakukan pencarian untuk segera ditangkap,” ujarnya.
Selain itu, Polres Bireuen juga melakukan koordinasi dengan Polres lainnya yang wilayah tersebut mereka pernah melakukan aksi perampokan, tambah Kasat Reskrim
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, uang sebesar Rp 320 juta merupakan uang operasional Dayah MUDI Samalanga, Bireuen yang baru saja diambil dari BSI Cabang Samalanga, Bireuen.