Berita Pidie
Sepakat Ditunda, Usulan Dana PORA Pidie Rp 450 Miliar, Disetujui Rp 350 M, Dikasih Rp 96 M
Forkopimda Pidie sepakat untuk mengundurkan pelaksanaan Pekan Olahraga Rakyat Aceh (PORA) ke XIV 2022 KE Juli 2023 mendatang.
Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Idris Ismail I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Pidie sepakat untuk mengundurkan pelaksanaan Pekan Olahraga Rakyat Aceh (PORA) ke XIV 2022 KE Juli 2023 mendatang.
Even olahraga terbesar tingkat Provinsi Aceh itu awalnya direncakanan pada November 2022.
Komitmen bersama Forkopimda tersebut disampaikan oleh Pj Bupati Pidie, Ir H Wahyudi Adisiswanto MSi, ketua DPRK, Mahfuddin Ismail MAP bersama dua wakil ketua, Fadli A Hamid SE MM, M Shaleh SE serta Dandim 0102/PIdie, Letkol Inf Abd Jamal Husin SE, Kajari, Gembong Priyanto SH MH, Kapolres yang di wakili AKP Rahmad Nuzuli SH dan Kadispora, Eddy Saputra SSTP MSi.
Penyampaian komitmen bersama itu dilontarkan usai rapat paripurna KUA dan PPAS perubahan 2022, Jumat (16/9/2022) malam sekira pukul 22.40 WIB di ruang Wakil Ketua DPRK Pidie.
Baca juga: VIDEO Pj Bupati Pidie Minta Tunda PORA Bulan November 2022, Ini Kata Mualem
"Dari usulan dana Rp 450 Miliar ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). Cuma yang di realisasi atau disetujui Rp 350 Miliar.
Namun dalam perjalanannya diberikan Rp 110 Miliar sehingga terjadilah perubahan dan diberikan Rp 96 Miliar yang di Peraturan Gubernur (Perbub)-kan.
Sehingga tidak dapat berbuat banyak dalam kelanjutan untuk berbagai pembangunan infrastruktur venue dan fasilitas pendukung lainnya," sebut Pj Bupati Pidie, Ir H Wahyudi Adisiswanto MSi bersama Kadispora, Eddy Saputra SSTP MSi kepada Serambinews.com, Jumat (16/9/2022) malam.
Dampak dari perubahan anggaran yang diberikan oleh provinsi, kata Wahyudi Adisiswanto, maka pihak panitia pelaksana menjadi kewalahan dalam membangun tipe pembangunan berbagai venue dari tipe B menjadi tipe C.
Baca juga: Amankan PORA, Aceh Besar Siap jadi Tuan Rumah, Empat KONI Dukung Penundaan
Realisasi pembangunan berbagai venue Taekwondo, Sepatu Roda, Layar, Badminton, Panjat Tebing, serta sejumlah venue lainnya hingga saat ini baru terealisasi mulai 30 persen sampai 70 persen.
Malah ada venue yang hendak dibangun namun, tidak ada dana sama sekali, yaitu panjat tebing dengan dana Rp 3 Miliar.
Karenanya pihaknya juga patut mengusulkan kembali dana tambahan hingga Rp 30 Miliar lebih.
Selain itu juga hingga per 16 September 2022 untuk dana alokasi pendukung fasilitas peralatan belum ada sama sekali.
"Ini menjadi dasar Pemkab Pidie untuk menunda pelaksanaan ajang olahraga empat tahunan itu kepada Pj Gubernur Aceh pada 30 Agustus lalu," jelas Ir Wahyudi Adisiswanto.
Baca juga: Buah Simalakama PORA di Pidie
Sementara itu, Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail MAP bersama Wakil Ketua, Fadli A Hamid SE MM kepada Serambinews.com, Jumat (16/9/2022) malam mengatakan, agar even besar PORA tersebut mesti diselenggarakan di Kabupaten Pidie.