Breaking News:

Berita Aceh Barat

DPRK Aceh Barat Tetapkan KUA-PPAS Perubahan 2022, Ini Komposisi Proyeksi Anggaran

Penetapan tersebut berlangsung dalam rapat paripurna VI masa sidang III DPRK Aceh Barat tahun 2022 di ruang sidang utama DPRK Aceh Barat, Senin (19/9/

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Mursal Ismail
Dokumen Kominsa Aceh Barat      
Ketua DPRK Aceh Barat, Samsi Barmi dan Sekda Aceh Barat menandatangani KUA-PPAS Perubahan 2022, Senin (19/9/2022) di Gedung DPRK Aceh Barat, Meulaboh 

Penetapan tersebut berlangsung dalam rapat paripurna VI masa sidang III DPRK Aceh Barat tahun 2022 di ruang sidang utama DPRK Aceh Barat, Senin (19/9/2022).

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Seluruh fraksi di DPRK Aceh Barat akhirnya menerima dan menetapkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Aceh Barat Tahun Anggaran 2022.

Sebelumnya tahapan ini sudah melalui pembahasan intensif bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.  

Penetapan tersebut berlangsung dalam rapat paripurna VI masa sidang III DPRK Aceh Barat tahun 2022 di ruang sidang utama DPRK Aceh Barat, Senin (19/9/2022).

Agenda rapat paripurna ini penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap pembahasan dan penetapan rancangan KUA-PPAS perubahan tahun anggaran 2022.

Sekda Aceh Barat Marhaban mewakili bupati bersyukur karena rancangan KUA-PPAS Perubahan tahun anggaran 2022 mendapat respon positif dari DPRK guna memenuhi kebutuhan penting dalam menjalankan program kerja untuk mewujudkan peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: RAPBA Tahun Depan Turun Rp 6 Triliun, DPRA dan Pj Gubernur Teken KUA-PPAS 2023

Disebutkan bahwa komposisi proyeksi anggaran perubahan tahun 2022 di antaranya pada sektor pendapatan daerah Kabupaten Aceh Barat pada tahun 2022 diproyeksikan sebesar Rp 1.253.274.955.800,34 triliun rupiah. 

Kemudian untuk belanja daerah diproyeksikan Rp 1.350.021.444.071,87 triliun rupiah.

Berikutnya untuk pembiayaan daerah yang meliputi penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, di mana pembiayaan netto diproyeksi sebesar Rp 96.746.488.271,53 miliar rupiah.

Marhaban mengimbau jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) selaku perencana, pelaksana serta penanggung jawab program dan kegiatan, agar anggaran yang telah ditetapkan dapat digunakan dengan baik dan tepat sasaran. 

Selain itu, memperhatikan efektivitas dan efisiensi dalam melaksanakan kegiatan, sehingga anggaran tersebut dapat terealisasi secara optimal.

Baca juga: DPRK Aceh Barat Tetapkan KUA-PPAS Tahun 2023, Ini Rincian Poyeksi Anggaran

"Kami mengapresiasi seluruh anggota DPRK Aceh Barat, Badan Anggaran DPRK dengan tim anggaran Pemkab, yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran.

Dengan demikian pembahasan dan penetapan rancangan KUA-PPAS perubahan tahun anggaran 2022 dapat disepakati bersama," ujarnya.

Di samping itu, ia juga berharap dukungan seluruh komponen masyarakat, dengan saling berkoordinasi dan bekerja sama, sehingga tugas-tugas besar yang telah tertuang dalam program kerja pemerintah daerah dapat terlaksana dengan baik. (*)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved