Ruko dan Mobil Terbakar di Bireuen
Kebakaran di Bireuen yang Hanguskan Mobil hingga Rumah, 37 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal dan Usaha
Selain ludesnya enam ruko dan dua unit mobil tinggal kerangka, peristiwa ini juga berdampak besar bagi 37 jiwa. Mereka kehilangan tempat tinggal...
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Selain ludesnya enam ruko dan dua unit mobil tinggal kerangka, peristiwa ini juga berdampak besar bagi 37 jiwa. Mereka kehilangan tempat tinggal dan juga kehilangan tempat usaha.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Musibah kebakaran terjadi di Gampong Tanjong Paya, Peusangan, Bireuen terjadi sekitar pukul 14.20 WIB, Senin (19/09/2022).
Selain ludesnya enam ruko dan dua unit mobil tinggal kerangka, peristiwa ini juga berdampak besar bagi 37 jiwa.
Mereka kehilangan tempat tinggal dan juga kehilangan tempat usaha.
Hasil pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen bersama Dinsos Bireuen, ada 37 jiwa mengalami dampak akibat musibah tersebut.
Kepala BPBD Bireuen, Afwan BA kepada Serambinews.com, Senin (19/09/2022) malam mengatakan, hasil pendataan tim BPBD serta Dinsos Bireuen yang turun ke lokasi kebakaran, kronologis kebakaran berdasarkan keterangan dari Kepala Dusun setempat Zaiyadi Idris danSekdes Abubakar mengatakan, sumber api diduga dari salah satu ruko atas nama Andi Satria.
Kemudian api menjalar ke ruko semi permanen, sehingga api begitu cepat menyebar ke ruko yang bersebelahan.
Dampak dari musibah tersebut, ada enam unit ruko berkonstruksi kayu hangus terbakar.
Satu unit ruko semi permanen serta isi ruko basah saat dilakukan penyiraman.
Berdasarkan data di lapangan, adapun ruko yang terbakar milik Adi Satria (39) dengan tanggungan tiga jiwa lainnya yaitu, Bayu Bahari (24), Arsyat Al Ghaisan (8), dan Aditia seorang anak kecil.
Baca juga: Lokasi Kebakaran tidak Dapat Dijangkau Damkar, Petugas Padamkan Api dengan Cara Dipukul
Kemudian, ruko milik almarhum Mukhtar jualan kelontong dikelola istrinya bernama
Asmiana (26) dengan tanggungan M Syukran (17) dan Muhammad Alfarisi (7).
Ruko milik Akmanul Hakim (28) dengan tanggungan tiga jiwa lainnya yaitu Maisarah (istri) dua anaknya yaitu Annira Tanisya (2,5) dan Muhammad Sultan Al Fatih (1,5).
Berikutnya ruko milik Azwar (43) usaha warung kopi dengan tanggungan Nurlaila (32), Najwa Syakira (10) dan Nazril Firaz Attaya (4).
Ruko milik Suhariadi (36), usaha jual beli hasil tani dengan tanggungan Cut Elmadestiana (33), dan dua anaknya Muhammad Rafa Alfarisi (6) dan Muhammad Syibran Alfian (3).