Breaking News:

Waduh, 707 Warga Aceh Lapor NIK-nya Dicatut Parpol, Ada Mahasiswa, PNS, hingga Penyelenggara Pemilu

Pencatutan NIK tersebut ungkap Munawarsyah, merata terjadi di semua parpol di Aceh, baik partai nasional maupun partai lokal.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Ketua Devisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KIP Aceh, Munawarsyah (kiri) dalam program podcat Bincang Politik dan Hukum di Studio Serambi On TV, Selasa (20/9/2022). Acara itu dipandu oleh Host, Yocerizal, Asisten Manager Produksi Harian Serambi Indonesia. 

Laporan Syamsul Azman | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh melaporkan ada sebanyak 707 warga Aceh yang melaporkan pencatutan Nomor Induk Kependudukan (NIK) oleh partai politik (parpol).

Jumlah tersebut masih bersifat sementara, karena KIP Aceh masih membuka ruang kepada masyarakat untuk melaporkan adanya pencatutan NIK hingga Desember 2022 mendatang.

Hal itu diungkapkan Ketua Devisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KIP Aceh, Munawarsyah, dalam program podcat Bincang Politik dan Hukum di Studio Serambi On TV, Selasa (20/9/2022).

Acara itu dipandu oleh Host, Yocerizal, Asisten Manager Produksi Harian Serambi Indonesia.

“Dari 1 Agustus sampai 14 September kemarin, dari laporan yang kita rekap, ada 707 laporan masyarakat yang merasa NIK-nya dicatut, yang tersebar di 23 kabupaten/kota,” kata Munawarsyah.

“Dari 707 laporan itu, sebanyak 88 laporan dari Panwaslih. Ini artinya masyarakat datang langsung ke Panwas untuk melaporkan pencatutan NIK,” imbuhnya.

Pencatutan NIK tersebut ungkap Munawarsyah, merata terjadi di semua parpol di Aceh, baik partai nasional maupun partai lokal.

Paling banyak terjadi di Kabupaten Aceh Utara mencapai 91 laporan, disusul Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Gayo Lues.

“Sebagian besar yang melaporkan ada yang karyawan honor, PNS, mahasiswa, bahkan ada juga yang penyelenggara pemilu,” ungkap Munawarsyah

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved