Berita Banda Aceh
BREAKINGNEWS - Pj Gubernur Putuskan PORA Pidie Digelar 10 Desember 2022
Pemerintah Aceh telah memutuskan bahwa pelaksanaan Pekan Olah Raga Aceh (PORA) tahun 2022 tetap digelar di Pidie pada 10 Desember 2022.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Amirullah
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh telah memutuskan bahwa pelaksanaan Pekan Olah Raga Aceh (PORA) tahun 2022 tetap digelar di Pidie pada 10 Desember 2022.
Keputusan itu disepakati dalam rapat antara Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Bustami Hamzah dengan Pj Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto, Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Dedy Yuswadi AP.
Selain itu ada juga Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abubakar (Abu Razak), Ketua KONI Pidie yang juga Ketua Panitia PORA, Samsul Bahri dan pejabat terkait lainnya.
"PORA Pidie tetap dilaksana pada tahun ini pada tanggal 10 desember 2022," kata Kadispora Aceh Dedy Yuswadi AP kepada Serambinews.com, Selasa (20/9/2022) usai rapat di Kantor Gubernur Aceh.
Ia mengatakan bahwa keputusan tersebut merupakan instruksi langsung dari Pj Gubernur Aceh Ahcmad Marzuki. Dengan demikian dalam waktu 2 bulan, Pemkab Pidie harus menggenjot pengerjaan venue yang sekarang realisasinya masih rendah.
Baca juga: PORA XIV Tetap Dilangsungkan di Pidie, Ini Penjelasan Dispora dan Ketua KONI Aceh Hingga Pj Bupati
Dalam rapat itu, kata Dedy, Sekda Aceh meminta Pj Bupati Pidie untuk sering turun lapangan meninjau proyek venue agar bisa selesai tepat waktu.
"Terkait hal teknis Sekda meminta Pj Bupati Pidie agar berkoordinasi dengan KONI Aceh dan akan difasilitasi Dispora Aceh," ucapnya.
Dedy juga menyampaikan, pada gelaran PORA Pidie ada 36 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dan semua pertandingan dimaksimalkan di Pidie.
Apabila dalam perjalanan ada venue yang tidak selesai, jelas Dedy, maka akan dipindahkan ke lokasi lain yang tetap dalam wilayah Pidie.
Kecuali dua cabor yang sudah pasti digelar di luar Pidie, yaitu cabor renang dan menembak yang dipusatkan di Banda Aceh.
"Pembangunan venue tetap di genjot. Dari 36 cabor, sementara hanya 2 cabor yang dialihkan ke Banda Aceh yaitu renang dan menembak," sebut Dedy.
Kalaupun ada pembangunan venue yang tidak selesai sesuai target dan terpaksa harus dipindahkan ke lokasi lain, maka menurut Dedy, pilihannya hanya Banda Aceh dan Aceh Besar.
"Kalau Aceh Besar fasilitasnya punya Dispora, kalau di Banda Aceh fasilitasnya memang punya provinsi kita gunakan," ucapnya.(*)
Baca juga: Dewan Sorot Proyek Venue PORA Pidie 2022, Jangan Dikerjakan Asal Jadi, Ini Rincian Dana Proyek