Selasa, 14 April 2026

Rocky Gerung: Kasus Ferdy Sambo Berbelit, Dapat Mengacaukan Agenda Strategis Nasional

Pengamat Politik Rocky Gerung turut angkat bicara soal kasus Ferdy Sambo. Rocky Gerung menilai jika kasus yang menjerat Ferdy Sambo berbelit.

Editor: Amirullah
YouTube Rocky Gerung Official
Rocky Gerung 

Penulis: yudistirawanne

SERAMBINEWS.COM  - Pengamat Politik Rocky Gerung turut angkat bicara soal kasus Ferdy Sambo.

Rocky Gerung menilai jika kasus yang menjerat Ferdy Sambo berbelit.

"Perkara Ferdy Sambo ini akan kompleks karena di dalamnya ada kepentingan yang makin lama makin berlapis-lapis," ucapnya dikutip dari akun YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (20/9/2022).

Lebih lanjut, Rocky Gerung menilai, kasus Ferdy Sambo terdapat unsur muatan politis yang kuat.

"Dan politisasi kasus ini masih akan terus berlanjut karena Ferdy Sambo mewakili satu kondisi yang betul-betul berantakan dan kita melihat pat gulipat, sogok menyogok, ancam mengancam itu terjadi di belakang kriminalnya Sambo," ungkapnya.

"Ancam mengancam politik terjadi, intai mengintai jabatan juga terjadi," sambungnya.

Ferdy Sambo pintu pembuka

Sementara itu, Rocky Gerung membeberkan, kasus Ferdy Sambo bisa melebar dan mengancam berbagai pihak.

"Tapi kasus Ferdy Sambo membuat kita bening melihat kerapuhan institusi itu sampai ke tingkat yang paling tinggi pada akhirnya," jelasnya.

Tak hanya itu, Rocky Gerung melihat akan banyak pihak yang merasa panik jika kasus Ferdy Sambo sampai ke pengadilan.

"Banyak yang was-was ketika di pengadilan. Sambo akan menjadi semacam pintu untuk membuka korupsi-korupsi yang semakin menggila dalam peristiwa ini atau justru kasus ini akhirnya tidak bisa dibuka," tegasnya.

Selain itu, Rocky Gerung berpendapat jika Ferdy Sambo memiliki kartu atas kasus yang kompleks tersebut.

"Sebagai tersangka Ferdy Sambo belum mengeluarkan kartu yang dia turunkan," ungkapnya.

Tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Tim Khusus (Timsus) Polri menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Tim Khusus (Timsus) Polri menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. (KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)

Kasus Ferdy Sambo mengancam agenda strategis nasional

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved