Breaking News:

Info Aceh Tengah

Hadapi Inflasi Daerah, Ini yang Dilakukan Bupati Shabela

Kepala SKPK dan camat diingatkan mengenai urgensi dari penanganan inflasi yang harus dilakukan, pascakenaikan harga BBM.

Penulis: Romadani | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar kumpulkan Kepala SKPK dan para camat membahas dampak inflasi dan isu-isu menyangkut kondisi perekonomian di Kabupaten Aceh Tengah. 

Laporan Romadani | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar kumpulkan Kepala SKPK dan para camat guna membahas dampak inflasi dan isu-isu menyangkut kondisi perekonomian di Kabupaten Aceh Tengah

“Sengaja kami mengumpulkan saudara-saudara disini agar kita sama-sama mencari solusi dan langkah yang tepat dalam upaya penanganan dampak inflasi yang belakangan mempengaruhi perekonomian masyarakat dan daerah kita,” ujar Shabela saat memimpin rapat di Ruang VIP Pendopo, Selasa (20/9/2022) sore.

Bupati Shabela mengingatkan para kepala SKPK dan camat yang hadir, mengenai urgensi dari penanganan inflasi yang harus dilakukan jajarannya. Terutama pasca kenaikan harga BBM bersubsidi yang diberlakukan beberapa waktu lalu.

Pemerintah Daerah berkewajiban untuk menjaga keterjangkauan harga, daya beli masyarakat, kelancaran distribusi dan transportasi, kestabilan harga pangan, ketersediaan bahan pangan, serta memberikan bantuan sosial untuk masyarakat yang rentan terhadap dampak inflasi.

“Upaya ini harus serius kita laksanakan. Mulai dari kampung, kecamatan hingga kabupaten, agar segera dilakukan langkah-langkah bilamana ditemukan adanya hambatan dalam distribusi bahan pokok guna menjaga daya beli masyarakat dan pengendalian kestabilan harga serta ketersediaan bahan pangan,” jelasnya.

Bupati Shabela juga menginstruksikan langkah-langkah yang harus diambil para Kepala SKPK dan camat berikut TP PKK Kecamatan dalam pengendalian inflasi daerah. 

Pertama, isu pengendalian inflasi harus menjadi perhatian utama dan prioritas dalam penanganannya diwilayah kerja masing-masing. 

Kedua, SKPK terkait dan Camat harus mampu mewujudkan pelayanan yang baik dan menghadirkan rasa tenang dan tidak panik ditengah-tengah masyarakat.

Ketiga, aktifkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Keempat, aktifkan Satgas Pangan. 

Kelima, melaksanakan Program Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen. Dan keenam, intensifkan jaringan pengaman sosial.

Bupati Shabela berharap, instruksi yang disampaikannya tersebut, agar ditindaklanjuti secara serius oleh OPD tehnis yang terkait langsung dengan penanganan dampak inflasi. Dia meminta jajarannya untuk terus berkoordinasi dan melaporkan perkembangan pengendalian inflasi dan mitigasi dampak inflasi daerah.

“Mari sama-sama kita berupaya agar tidak terjadi gejolak yang meresahkan didalam masyarakat kita akibat inflasi yang terjadi saat ini," terangnya.(*)

Baca juga: Banggar DPRA Minta Pj Gubernur Aceh Evaluasi dan Ganti Kadis Berkinerja Rendah

Baca juga: UPDATE Demo Protes Kematian Mahsa Amini di Iran, Unjuk Rasa 6 Malam Berturut-turut Tewaskan 17 Orang

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved