Breaking News:

Luar Negeri

Perempuan Iran Wajib Pakai Jilbab, Dihukum Cambuk 74 Kali jika Tak Menutup Rambut di Depan Umum

Para perempuan dewasa dan anak-anak di Iran telah diharuskan secara hukum untuk memakai busana "Islami" sederhana pada pada 1981.

Editor: Faisal Zamzami
AFP
Mahsa Amini, Korban Polisi Moral Iran 

Namun, sesaat setelah menjadi presiden tahun berikutnya, Ahmadinejad resmi membentuk Gasht-e Ershad.

Gasht-e Ershad atau Patroli Panduan adalah unit polisi yang punya kewenangan menahanw arga yang dianggap “berpakaian secara tidak pantas”.

Unit ini lebih dikenal dengan sebutan Polisi Moral di Iran.

Sebelum Ahmadinejad berkuasa, penegakan aturan busana perempuan dilakukan secara informal oleh kesatuan aparat dan paramiliter yang berbeda.

Polisi moral kerap dikritik masyarakat karena menggunakan pendekatan keras.

Banyak perempuan yang ditahan dan hanya dibebaskan setelah kerabatnya muncul untuk memberi jaminan bahwa mereka akan mematuhi aturan di masa mendatang.

"Saya ditahan bersama putri saya karena lipstik kami," kata seorang perempuan di Isfahan kepada BBC.

Baca juga: Demo Iran Pecah di 15 Kota, Usai Kematian Wanita yang Ditahan karena Jilbab


Perempuan itu bercerita Polisi Moral Iran membawanya ke kantor polisi dan menyuruh sang suami datang untuk menandatangani secarik kertas berisi perjanjian bahwa dirinya tidak akan membiarkan istri dan anak perempuan keluar tanpa memakai hijab.

 

Seorang perempuan lainnya dari Teheran, memaparkan kepada BBC bahwa seorang petugas perempuan menegurnya dan kemudian menahannya karena sepatu botnya "terlalu erotis".

"Saya menelepon suami saya dan memintanya untuk membawakan saya sepasang sepatu," ujar perempuan itu.

"Saya kemudian menandatangani secarik kertas berisi pengakuan saya mengenakan busana yang tidak pantas dan sekarang saya punya catatan kriminal."

BBC mendapat sejumlah laporan pengalaman yang melibatkan polisi moral, termasuk pemukulan serta hukuman lain yang lebih keji dan tidak biasa.

Contohnya, seorang perempuan mengaku polisi mengancam akan menaruh kecoak di dalam tubuhnya saat dia ditahan.

Baca juga: Polri Pastikan Brigjen Hendra Jalani Sidang Etik Pekan Depan, Saksi Kunci Siap Hadir Usai Dioperasi

Baca juga: Hasil FP1 MotoGP Jepang 2022: Jack Miller Tercepat, Bagnaia Kedua, Marc Marquez Ke-6

Baca juga: VIDEO - BP2JN Aceh Survei Kelayakan Jembatan Gantung di Tanoh Abee Seulimeum

 

Kompas.com: Perempuan Iran Bisa Dihukum Cambuk 74 Kali jika Tak Menutup Rambut di Depan Umum

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved