Berita Aceh Barat Daya
Terkait Lahan Untuk Eks Kombatan GAM, Anggota KPA Abdya Beraudiensi ke DPRK
Kedatangan mantan kombatan GAM ini disambut oleh Anggota DPRK Abdya dari Partai Aceh, Hendra Fadli dan Sardiman serta Yusran Adek dari Partai Nasdem
Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Taufik Zass | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), melakukan audiensi dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) diruang Komisi A, Jumat (23/09/2022).
Kedatangan mantan kombatan GAM ini disambut oleh Anggota DPRK Abdya dari Partai Aceh, Hendra Fadli SH dan Sardiman serta Yusran Adek dari Partai Nasdem.
Anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah 013 Blangpidie, Mustiari atau akrab disapa Mus Seudoeng mengatakan bahwa, kehadiran mereka untuk ke gedung DPRK Abdya ini untuk beraudiensi tentang janji Pemerintah terkait lahan untuk mantan kombatan GAM
"Kita menagih janji Pemerintah terkait lahan untuk mantan kombatan, keluarga syuhada Eks kombatan, inong bale dan korban Konflik Aceh lainnya utamanya di Abdya," kata Mustiari kepada wartawan usai beraudiensi di DPRK.
Baca juga: Tok! Penembak Eks Kombatan GAM Divonis Seumur Hidup, Terdakwa Langsung Syok & Sempat Salah Jawab
Lebih lanjut Mustiari mengatakan, mereka tidak ingin lagi hanya diberikan janji-janji manis saja.
Sehingga mereka terlena dengan janji yang hingga kini tidak kunjung ditepati, karenanya saat ini dan hari ini mereka menagih janji itu.
"Kami menagih janji Pemerintah. Kami tidak bisa bersabar lagi. Ini sudah kelewatan.
Tidak menutup kemungkinan kami akan menduduki kantor DPRK dan Pemerintah Abdya jika ini tidak terealisasi," ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah tidak serius terkait lahan untuk Ek Kombatan.
Buktinya, banyak lahan tidur yang saat ini terbengkalai, namun tidak ada upaya untuk dialihkan kepada masyarakat juga untuk kombatan.
Baca juga: Kamu Tim Miss V Cukur Gundul atau Gondrong? Ternyata Ini yang Terbaik Kata dr Boyke
"Banyak lahan yang terbengkalai di Abdya, tapi tidak ada upaya dari pemerintah untuk mengurus agar bisa digarap oleh masyarakat. Ini bukti pemerintah tidak serius," ucap dia.
Sementara terkait Lahan Eks PT CA di Kecamatan Babahrot yang dijanjikan Pemerintah, pihaknya berharap Pemerintah mengkaji ulang untuk memberikannya kepada Eks Kombatan.
Sebab saat ini banyak warga yang sudah mengarapnya walau belum ada surat.
"Kalau lahan PT CA diberikan untuk kami, kami bukan menolak, tapi kami minta dulu Pemerintah untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Kami tidak mau bentrok dengan masyarakat," ucapnya.
Baca juga: Kapolres Pimpin Serah Terima Jabatan Waka Polres Aceh Selatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/eks-kombatan-GAM-pertanyakan-pembagian-lahan_KPA_DPRK-Abdya.jpg)