Breaking News:

Berita Aceh Jaya

Angka Stunting di Aceh Jaya Masih Sebanyak 12,5 Persen

Kegiatan Rembuk Stunting di tingkat Kabupaten Aceh Jaya ini menjadi simpul koordinasi dalam upaya percepatan penanganan stunting.

Penulis: Riski Bintang | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Pj Bupati Aceh Jaya, Dr Nurdin saat menandatangani komitmen penurunan Stunting dalam kegiatan remuk Stunting kabupaten tersebut, Selasa (26/9/2022) 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Dalam rangka percepatan penurunan Stunting di kabupaten Aceh Jaya. Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya, Dr, Nurdin, secara resmi membuka kegiatan Rembuk Stunting tingkat kabupaten Aceh Jaya, Selasa (27/9/2022) di Aula Kantor Bupati Aceh Jaya

Acara tersebut juga dihadiri oleh Plt Sekda Aceh Jaya Safrul Maryadi, Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Aceh Jaya Ibu Zuraidiati, Perwakilan Kodim 0114 Aceh Jaya, Perwakilan Polres Aceh Jaya, Kepala Dinas Kesehatan Rosniar, SKM, Ketua Sekber Bangraja Hendri Kusnadi, Perwakilan Dinas Kesehatan Aceh, dan Dinas terkait lainnya.

Dalam sambutannya Pj Bupati Aceh Jaya mengatakan, kegiatan Rembuk Stunting di tingkat kabupaten Aceh Jaya menjadi simpul koordinasi kita semua dalam upaya percepatan penanganan Stunting kedepan. 

Kegiatan ini juga bagian dari komitmen kita bersama dalam melakukan upaya upaya yang terintegrasi dalam rangka percepatan penanganan stunting di kabupaten Aceh Jaya.

Upaya penurunan angka stunting ini. Kami memerintahkan kepada Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) kabupaten Aceh Jaya agar focus dan konsen melaksanakan aksi konvergensi ini sesuai dengan tupoksi masing masing. tambahnya

"Untuk memudahkan memonitor stunting, dalam waktu sebulan kita sudah harus mempunyai dashboard untuk monitoring dan integrasi data. Yang berguna untuk memantau potensi stunting di setiap desa begitu juga langkan antisipasi yang akan kita lakukan," ungkap Dr, Nurdin

Dr, Nurdin juga menuturkan, saat ini kita sudah berhasil menurunkan dari angka stunting di Aceh Jaya dari 20 persen menjadi 12,5 persen, dari kejar timbang, yang di lakukan oleh Dinas Kesehatan dan Bangraja serta pihak lainnya.

"Capaian 12,5 persen ini belum membuat kita puas, kita tetap melakukan langka kongrit. Kami mengarahkan Kepala Bapedda Aceh Jaya, di tahun 2023 terus melanjutkan indentifikasi indicator indicator yang mempengaruhi stunting dan mengecek ulang capaian stunting disetiap desa," tutup Pj Bupati Aceh Jaya.(*)

Baca juga: DPRK Aceh Barat Sepakati APBK Perubahan 2022

Baca juga: Gadis Muda di Tasikmalaya Nekat Panjat Tower Setinggi 20 Meter, Motifnya Diungkap Ketua RT

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved