Breaking News:

Berita Pidie Jaya

Catat! Ini Syarat Nelayan Dapat Rekomendasi BBM Subsidi, DKP Pijay Sudah Keluarkan 1.350 Surat

'Dalam setiap bulan, rata-rata surat rekomendasi pembelian minyak tertentu bagi para nelayan dikeluarkan sebanyak 150 surat," sebutnya.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Plt Kepala DKP Pijay, Zulkarnaini, SPI 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP) Pidie Jaya ( Pijay), selama sembilan bulan terakhir, telah mengeluarkan 1.350  surat rekomendasi bagi para nelayan di delapan kecamatan dalam kabupaten berjuluk 'Negeri Japakeh' itu.

Plt Kepala DKP Pijay, Zulkarnaini, SPI kepada Serambinews.com, Selasa (27/9/2022), mengatakan,  terhitung sejak Januari hingga 26 September 2022, tercatat sebanyak 1.350 surat rekomendasi pembelian minyak tertentu bagi para nelayan telah dikeluarkan untuk mempermudah para nelayan melakukan mobilisasi untuk melaut.

'Dalam setiap bulan, rata-rata surat rekomendasi pembelian minyak tertentu bagi para nelayan dikeluarkan sebanyak 150 surat," sebutnya.

Menurut Zulkarnaini, pengeluaran surat rekomendasi pembelian minyak bersubsidi tertentu tersebut diberikan kepada para nelayan yang memenuhi syarat pengajuannya.

Yaitu, para nelayan yang mengajukan surat permohonan rekomendasi tersebut harus melampirkan tiga syarat utama ini.

Pertama,  surat rekomendasi dari 10 Abu Laot Lhok yang tersebar di delapan kecamatan.

Baca juga: Dinilai Belum Tepat Sasaran, Hiswana Migas Minta BBM Subsidi Prioritaskan Nelayan Kecil

Kemudian, kartu tanda penduduk (KTP), serta  Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) yang diterbitkan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Yaitu Peraturan Menteri KKP Nomor 39 Tahun 2017 tentang Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan sebagai landasan hukum.

Adapun lokasi pengambilan BBM bersubsidi tersebut di lakukan pada tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Yakni SPBU Ulee Glee, Kecamatan Bandar Dua, SPBU Simpang Empat, Kecamatan Meurah Dua, dan SPBU Paru Keudee, Kecamatan Bandar Baru," rincinya.

Ditambahkan Zulkarnaini, hingga saat ini, jumlah nelayan di Pijay yang tersebar di delapan kecamatan sebanyak 2.764 jiwa.

Para nelayan tersebut terbagi dalam dua kategori yaitu 2.215 nelayan tetap dan 549 nelayan tidak tetap.

Baca juga: Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi untuk Nelayan Lhokseumawe

Selain itu, jumlah boat nelayan di Pijay mencapai 701 unit, mulai dari ukuran 5 GT sampai 30 GT, serta juga 50 GT sampai 100 GT.(*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved