Breaking News:

Lauser

Yayasan HAkA dan UIN Ar-Raniry Gelar Leuser Festival  

Selain itu juga menjadi sebuah wadah untuk memperkuat gerakan dan perjuangan perempuan dalam perlindungan ruang hidup

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Penerima Award Perempuan Leuser berfoto bersama pada acara Leuser Festival 2022 yang digelar Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry dan komunitas-komunitas lainnya di Banda Aceh di kampus tersebut, Senin (26/9/2022). 

Laporan Masrizal l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry dan komunitas-komunitas lainnya di Banda Aceh mengadakan even yang bertajuk Leuser Festival 2022.

Leuser Festival ini merupakan ruang temu bersama berlandaskan pengetahuan dan pengalaman masyarakat di Kawasan Ekosistem Leuser melalui ruang diskusi dan berbagi pengalaman.

Teken MoA dengan HAkA, Akademisi USK Ikut Andil Selamatkan Hutan Aceh dari Pembakaran & Perambahan

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan UIN Ar-Raniry dan area Kota Banda Aceh digelar dari Minggu-Selasa, 25-27 September 2022 dengan serangkaian aktivitas yang dikemas dalam berbagai ruang dan bentuk kegiatan.
Yaitu Award Perempuan Leuser, Panggung Konservasi Leuser, Ruang Temu Paralegal, Perempuan Penjaga Sumber Daya Alam (PPSDA), Teungku Inong, Puncak Piasan Leuser.

Pada kegiatan ini juga menghadirkan produk-produk UMKM dari beberapa wilayah di Kawasan Ekosistem Leuser, seperti madu ternak, tepung pisang, dan kerajinan lidi sawit.

HAkA dan ISBI Gelar Bu-Moe Fest, Tunjukkan Keprihatinan Perdagangan Ilegal Satwa Liar Melalui Seni

“Leuser Festival 2022 ini merupakan bentuk kegiatan perdana yang kita resmikan dengan ruang temu dan kolaborasi bersama antara akademisi, stakeholder dan lintas sektor masyarakat," kata Sekretaris Yayasan HAkA, Badrul Irfan, Selasa (27/9/2022).

Badrul berharap kegiatan ini bisa menjadi ruang untuk pergerakan dalam penyelamatan Kawasan Ekosistem Leuser yang menjadi nilai penting untuk Provinsi Aceh.

Selain itu juga menjadi sebuah wadah untuk memperkuat gerakan dan perjuangan perempuan dalam perlindungan ruang hidup dan sumber-sumber kehidupan pada Kawasan Ekosistem Leuser dan penyangganya yang adil dan setara.

Sementara Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg saat pembukaan mengatakan menjadi suatu kebanggaan bagi UIN Ar-Raniry untuk menjadi tuan rumah pada kegiatan Leuser Festival dan menjadi ruang diskusi bagi srikandi-srikandi penjaga hutan di Kawasan Ekosistem Leuser.

“Acara ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa, akademisi, dan para tokoh-tokoh perempuan yang aktif melindungi sumber daya alam untuk saling belajar dan berbagi pengalaman," katanya.

"Sangat penting bagi kita untuk menjaga keharmonisan antara alam, manusia dan tuhan, karena keharmonisan antara tiga elemen ini akan membawa kesejahteraan kepada kita semua,” sambung Rektor UIN-Ar-Raniry.(*)

Setelah Cerai, Nathalie Holscher Dikabarkan Dekat dengan Kakak Fuji, Ada Pujian untuk Frans

Kasus Pembunuhan Brigadir J Berjalan Lambat, Nelson Simanjuntak: Siapa Pun Paham Hukum di Negara Ini

Akhirnya, Thariq Halilintar Kenalkan Fuji sebagai Calon Istri kepada Keluarga, Dipuji Keberaniannya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved