Breaking News:

Berita Aceh Barat

PN Meulaboh Kabulkan Gugatan Pengurus Masjid Jabir Al-Ka`biy Kepada Pemkab Aceh Barat, Ini Kasusnya

Yayasan Hadyur Rasul telah dinyatakan oleh majelis hakim sebagai satu-satunya pihak yang sah sebagai pemegang hak pengelolaan Masjid Jabir Al-Ka`biy.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Petugas Satpol PP melakukan penjagaan di Masjid Jabir Al-Ka`biy di Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Jumat (25/2/2022), terkait pelarangan pelaksanaan Shalat Jumat karena belum terdaftar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat sebagai masjid atau belum terdaftar dalam Sistem Informasi Masjid (SIMAS). PN Meulaboh mengabulkan gugatan BKM Masjid Jabir Al-Ka`biy atas pelarangan tersebut. 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh, Rabu (28/9/2022), telah mengabulkan gugatan Yayasan Hadyur Rasul terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat terkait pelarangan Shalat Jumat dan sejumlah aktivitas ibadah lainnya di Masjid Jabir Al-Ka`biy di Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan. 

Dalam amar putusan perkara Nomor: 5/Pdt.G/2022/PN Mbo tersebut, majelis hakim telah memutuskan untuk menolak eksepsi tergugat I (Bupati Aceh Barat), tergugat II (Kepala Satpol PP Aceh Barat), tergugat III (Keuchik Gampong Drien Rampak),  dan tergugat IV (Kadis Syariat Islam Aceh Barat) untuk seluruhnya.

Ketua Tim Kuasa Hukum Yayasan Hadyur Rasul, Akbarul Fajri, SH kepada Serambinews.com, Rabu (28/9/2022), mengatakan, bahwa majelis hakim memutuskan para tergugat itu dinyatakan bersalah atas perbuatan melawan hukum atas tindakan pelarangan ibadah Shalat Jumat di Masjid Jabir Al-Ka’biy oleh tergugat I, serta melarang dan/atau menghalang-halangi masyarakat jamaah dan/atau masyarakat untuk melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Jabir Al-Ka’biy oleh tergugat II.

Melakukan upaya pemaksaan paham keberagamaan atau penyeragaman tata cara beribadah oleh tergugat IV, serta berupaya mengambil alih kepengurusan Masjid Jabir Al-Ka’biy oleh tergugat I dan III, dan sejumlah perbuatan melawan hukum lainnya.

Dijelaskan juga, bahwa dalam amar putusan tersebut, majelis hakim memerintahkan tergugat I, yaitu Bupati Aceh Barat untuk menjamin dan melindungi jamaah atau pihak Masjid atau Mushalla Jabir al-Ka`biy agar dapat melaksanakan berbagai peribadatan atau kegiatan keagamaan sebagaimana keadaan semula, termasuk untuk melaksanakan Shalat Jumat di Masjid atau Mushalla Jabir Al-Ka`biy.

Majelis hakim juga memerintahkan tergugat II, yaitu Kepala Satpol PP dan WH Aceh Barat untuk menarik seluruh anggota Satpol PP dan anggota Wilayatul Hisbah agar tidak lagi menjaga atau menghalangi para jamaah untuk melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Jabir Al-Ka`biy.

Baca juga: BKM Jabir Siap Gugat Pemkab Aceh Barat, Ini Permasalahannya

Selain itu, dalam putusan tersebut, Yayasan Hadyur Rasul juga telah dinyatakan oleh majelis hakim sebagai satu-satunya pihak yang sah sebagai pemegang hak pengelolaan atas Masjid Jabir Al-Ka`biy.

“Di akhir putusan, majelis hakim menyatakan bahwa menghukum para tergugat untuk membayar seluruh biaya perkara tersebut,” pungkas Ketua Tim Kuasa Hukum Yayasan Hadyur Rasul, Akbarul Fajri dalam rilisnya.(*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved