Berita Bireuen
Kondisi Abrasi Rheum Baroh Bireuen Sudah Dilaporkan ke Dinas Terkait
Camat Simpang Mamplam, Hendri Maulana mengatakan kondisi abrasi yang berdampak luas ini sudah disampaikan ke dinas terkait di Bireuen.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Hantaman ombak laut di pinggir pantai kawasan Gampong Rheum Baroh, Simpang Mamplam Bireuen terjadi sejak dua tahun terakhir, kondisi paling parah yang menyebabkan abrasi meluas terjadi sebulan terakhir.
Kondisi abrasi yang berdampak luas bagi nelayan, warga setempat dan rusaknya berbagai fasilitas sudah disampaikan ke dinas terkait di Bireuen.
Hal tersebut disampaikan Camat Simpang Mamplam, Hendri Maulana SIP MSM kepada Serambinews.com, Kamis (29/09/2022) terkait langkah yang sudah dilakukan mengantisipasi abrasi di kawasan tersebut semakin meluas.
Disebutkan, kondisi pantai di kawasan tersebut sebagian adalah objek wisata, area atau tempat para nelayan menangkap ikan dengan pukat darat (tarek pukat darat), maupun usaha lainnya sudah rusak atau abrasi dihantam ombak laut.
“Ada beberapa kios milik warga, warung kopi, tempat duduk atau istirahat para nelayan juga terancam jatuh ke laut,” ujarnya.
Selain itu, mulut kuala Lhok Bui juga sudah rusak, posisinya sudah bergeser dan menghantam kebun warga. “Posisi mulut kuala sudah bergeser karena hantaman ombak, selain itu sepanjang 1 KM lebih terjadi abrasi besar-besaran,” ujarnya.
Kawasan tersebut tambah camat, merupakan salah satu sumber pendapatan bagi nelayan setiap hari dan juga pemukiman warga serta ada beberapa kios dan jambo di pinggir pantai, sejumlah kios sudah ambruk dihantam ombak.
Terhadap kondisi abrasi meluas, pihaknya sudah menyampaikan ke dinas terkait untuk segera dilakukan penanganan secepatnya. Penanganan penting adalah memasang batu pemecah ombak dan juga jetty di mulut kuala Lhok Bui, sehingga hantaman ombak laut tertahan.
Abrasi meluas kata Hendri menurut laporan warga paling parah dalam beberapa minggu terakhir, ada beberapa kios sudah rusak, tempat istirahat nelayan juga sudah ambruk. “Sebaiknya, dinas terkait melihat secara dekat kondisi abrasi dan juga melakukan penanganan atau melaporkan ke dinas terkait di tingkat provinsi untuk ditangani segera,” ujar camat.(*)
Baca juga: Abrasi Meluas di Rheum Baroh Bireuen, Kios dan Tambak Terancam Amblas