Breaking News:

Internasional

Pemerintah Irak Kutuk Serangan Iran ke Wilayahnya, Duta Besar Akan Dipanggil Untuk Sampaikan Protes

Pemerintah Irak mengutuk serangan udara Iran ke wilayah Kurdi, utara Irak. Juru bicara kementerian luar negeri Irak, Kamis (29/9/2022) mengatakan

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang pria melintasi sebuah kawasan yang rusak terkena serangan rudal dan drone Iran di kawasan Kurdi, Irak Utara. 

SERAMBINEWS.COM, BAGHDAD - Pemerintah Irak mengutuk serangan udara Iran ke wilayah Kurdi, utara Irak.

Juru bicara kementerian luar negeri Irak, Kamis (29/9/2022) mengatakan akan memanggil duta besar Iran untuk memprotes serangan ke wilayahnya.

Dikatakan, tindakan Iran sebagai pelanggaran kedaulatan.

Dilansir AFP, Serangan itu juga dikecam oleh misi PBB di Irak.

AS mengutuk serangan kurang ajar dan Inggris mengatakan pemboman sembarangan menunjukkan pola berulang aktivitas destabilisasi Iran di kawasan itu.

Jerman juga mengecam serangan dengan latar belakang protes politik domestik di Iran dan menolak upaya menemukan penyebab protes Iran di negara tetangga.

Baca juga: Iran Serang Pangkalan Militer Kelompok Oposisi Iran-Kurdi di Utara Irak

Partai Demokrat Kurdi Iran, salah satu kelompok yang ditargetkan menuduh sebagai serangan pengecut.

Dikatakan, serangan terjadi saat rezim Iran tidak dapat menindak protes yang sedang berlangsung di dalam negeri dan membungkam perlawanan sipil Kurdi dan rakyat Iran.

Protes meletus di Iran bulan ini atas kematian seorang wanita muda Kurdi Iran, Mahsa Amini, dalam tahanan polisi moral Iran.

Amini (22) dari kota Kurdi baratlaut Saqez, ditangkap pada 13 September 2022 di ibukota Teheran.

Amini dinilai berpakaian yang tidak sesuai oleh polisi moral, yang menegakkan aturan berpakaian ketat Republik Islam.

Dia meninggal tiga hari kemudian di rumah sakit setelah mengalami koma.

Kemudian, memicu demonstrasi besar pertama tentang oposisi di jalan-jalan Iran sejak pihak berwenang menghancurkan protes terhadap kenaikan harga bensin pada 2019.(*)

Baca juga: Pekerja Minyak Iran Ancam Mogok Kerja, Minta Pemerintah Akhiri Tindakan Keras ke Demonstran

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved