Breaking News:

Berita Banda Aceh

Imigrasi Bakar 24.597 Dokumen Tak Terpakai, Pemohon Paspor Meningkat

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh memusnahkan dengan cara dibakar 24.597 dokumen keimigrasian yang tidak terpakai lagi

Editor: bakri
Foto: IST
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemenkumham, Retno Setio Rini didampingi pejabat lain memusnahkan dokumen keimigrasian yang tidak terpakai lagi di halaman Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Kamis (29/9/2022). 

BANDA ACEH - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh memusnahkan dengan cara dibakar 24.597 dokumen keimigrasian yang tidak terpakai lagi dari tahun 2015-2018 di halaman kantor Imigrasi setempat, Kamis (29/9/2022).

Kegiatan pemusnahan arsip itu turut dihadiri di antaranya Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemenkumham, Retno Setio Rini dan Kepala Bidang HAM Kanwil Kemenkumham Aceh, Edison.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Telmaizul Syatri mengatakan, berkas yang dimusnahkan merupakan arsip substantif yang sudah berusia tiga tahun.

"Karena mengingat sempitnya ruang dan tempat, dan mengacu pada aturan Permenkumham 2016, arsip yang berusia tiga tahun harus dimusnahkan," kata Telmaizul.

Dari total arsip yang dimusnahkan, sebanyak 22.179 berkas permohonan dokumen perjalanan Republik Indonesia dan 1.649 berkas permohonan izin tinggal.

Kemudian berkas permohonan izin tinggal terbatas sebanyak 598 dan permohonan izin tinggal tetap sebanyak 8 berkas.

Selanjutnya, berkas WNA (EPO, ERP/MERP) sebanyak 125 dan sebanyak 30 data keimigrasian.

Telmaizul melanjutkan, pihaknya juga akan memusnahkan berkas digital, namun untuk jadwalnya belum ditentukan, karena belum dikeluarkan peraturan terkait hal itu.

"Kita masih ada arsip di digital, walaupun arsip ini harus dihapuskan, kita belum hapuskan karena belum ada tata cara penghapusan," demikian Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Telmaizul Syatri.

Baca juga: Imigrasi Bekali Aturan Tinggal di Indonesia Bagi 17 Mahasiswa Asing yang Kuliah di USK

Baca juga: Nyamannya Urus Paspor di Imigrasi Banda Aceh, Ada Ruang Bermain Anak Hingga Snack dan Kopi Gratis

Kabar dibukanya penerbangan internasional melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) membuat animo masyarakat Aceh mengurus paspor meningkat dari sebelumnya.

Peningkatan ini terjadi setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dan Satgas Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Petunjuk Perjalanan Udara Rute Internasional di sejumlah bandara yang mulai berlaku 1 September 2022.

"Sebelumnya rata-rata 60 orang sehari.

Tapi sejak ada kabar bandara SIM melayani penerbangan internasional, rata-rata 100 orang," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Telmaizul Syatri kepada Serambi, Kamis (29/9/2022).

Telmaizul mengungkapkan, ada peningkatan yang signifikat pemohon paspor di Kantor Imigrasi Banda Aceh.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved