Berita Banda Aceh
Waspada Pohon Tumbang dan Banjir
Zakaria Ahmad, juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap pohon tumbang, banjir genangan dan banjir luapan
BANDA ACEH – Kasi Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Zakaria Ahmad, juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap pohon tumbang, banjir genangan dan banjir luapan.
“Untuk masyarakat tepi kali, harap lebih waspada terhadap banjir luapan dan kiriman dari hulu sungai,” kata Zakaria.
Selain itu, untuk wilayah perkotaan harap waspada akan terjadinya potensi banjir genangan.
Sebab, untuk daerah perkotaan banyak ditemukan tanah-tanah resapan.
“Ini sangat berpotensi terhadap banjir genangan,” ucapnya.
Selain itu pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, selama musim penghujan ini agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Terlebih sampah-sampah yang dapat membuat air genangan, yang dapat menjadi tempat bersarannya nyamuk demam berdarah.
Imbauan serupa juga disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang, Ir Syarbini.
Dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dengan cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terjadi hingga bulan Desember mendatang.
Baca juga: BPBD Kota Sabang Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem
Baca juga: Waspada! Awal Musim Penghujan Segera Tiba, BMKG Sabang Imbau Warga Siaga Terhadap Cuaca Ekstrem
Syarbini mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG Kota Sabang, disebutkan bahwa Sabang termasuk dalam wilayah rawan dan waspada terhadap angin kencang serta hujan dengan kapasitas ringan, sedang hingga lebat.
"Potensi cuaca ekstrem ini akan berdampak terhadap terjadinya banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan sejumlah bencana alam lainnya di Kota Sabang," katanya, Kamis (29/9/2022) siang.
Syarbini menyebutkan, pohon tumbang kerap terjadi di saat cuaca ekstrem.
Informasi yang diterima pihaknya, pukul 01.00 WIB dini hari Kamis (29/09/2022) telah terjadi satu kasus pohon tumbang yang menimpa satu unit tempat usaha di Tektok Gampong Kuta Timu, Sukakarya, Sabang.
"Kejadian tersebut sudah kita tangani dan tidak ada korban jiwa, tapi kerugian ditaksir puluhan juta.
Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial, PMG PP dan PA untuk membantu korban pasca terjadi bencana," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/F20220928RB.jpg)