Breaking News:

Internasional

Israel Tuduh TikTok dari China Sebagai Media Sosial Menghasut dan Berbahaya

Israel menuduh TikTok dari China sebagai media sosial berbahaya, karena menghasut kekerasan melalui video.

Editor: M Nur Pakar
Devex
Ilustrasi TikTok 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Israel menuduh TikTok dari China sebagai media sosial berbahaya, karena menghasut kekerasan melalui video.

Analis politik Israel, Yoni Ben-Menachem kepada Arab News, Senin (3/10/2022) mengatakan TikTok sudah menjadi alat berpengaruh dan berbahaya.

Dia mengatakan konten berupa menghasut kekerasan melalui video yang memuliakan serangan terhadap orang Israel.

Ben-Menachem menambahkan konten TikTok menargetkan kaum muda, yang sangat rentan terhadap misinformasi dan propaganda.

Mei 2022, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz bertemu dengan pejabat senior ByteDance.

Ganty menuntut agar perusahaan China itu memblokir konten Palestina.

Baca juga: Pasukan Israel Gelar Operasi Militer di Jenin, Satu Pejuang Palestina Tewas

Namun banding Gantz ditolak, dengan perusahaan hanya berjanji lebih memperhatikan konten yang dipublikasikan.

Pemuda Palestina telah memfilmkan serangan Israel ke kota-kota Palestina.

Seperti penghancuran rumah, penangkapan, pembunuhan, serangan pemukim dan perlakuan rasis, dengan konten yang viral di TikTok.

Terlepas dari kemarahan pemerintah Israel, para pejabat tidak mengharapkan TikTok untuk mengambil tindakan apa pun terhadap akun-akun Palestina.

Baik yang berbasis di Tepi Barat dan Jalur Gaza atau di luar negeri.

“Mungkin TikTok akan menutup beberapa akun Palestina, tetapi ribuan akun yang menghasut melawan Israel akan tetap aktif," ujar Ben-Menachem.

"Siapa pun yang kehilangan akunnya dapat membuka akun baru dengan nama samaran,” tambahnya.

“TikTok telah menjadi sarana penghasutan yang berbahaya terhadap Israel," tudingnya.(*)

Baca juga: Situasi di Masjid Al-Aqsa Palestina Semakin Tegang Selama Rosh Hashanah dan Libur Panjang Yahudi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved