Breaking News:

Luar Negeri

Dua Warga Palestina Meninggal Dunia Ditembak Militer Israel, Seorang Lainnya Terluka

Selain dua korban meninggal dunia, seorang lainnya yang mengalami luka kini ditahan pasukan Israel.

Editor: Faisal Zamzami
AFP/ABBAS MOMANI
Demonstran Palestina bentrok dengan pasukan Israel menyusul protes terhadap perluasan pemukiman, di desa al-Mughayer, timur Ramallah di Tepi Barat yang diduduki, pada 29 Juli 2022. - Militer Israel menembak mati dua warga Palestina di Tepi Barat pada Senin (3/10/2022) pagi. 

SERAMBINEWS.COM - Militer Israel menembak dan membunuh dua warga Palestina di Tepi Barat pada Senin (3/10/2022) pagi, AP News melaporkan.

Selain dua korban meninggal dunia, seorang lainnya yang mengalami luka kini ditahan pasukan Israel.

Menurut militer, dua warga itu mencoba menabrakkan mobil ke tentara.

Keduanya diduga melakukan hal tersebut ketika tentara berusaha menangkap seorang tersangka di kamp pengungsi Jalazone dekat Kota Ramallah.

Tentara kemudian melepaskan tembakan ke mobil warga Palestina itu, kata militer.

Tetapi penduduk kamp mengatakan pasangan itu, Basel Basbous, 19, dan Khaled Anbar, 22, adalah pekerja konstruksi yang sedang dalam perjalanan.

Kantor berita resmi Palestina Wafa mengatakan Israel mengambil dua mayat, sementara penumpang ketiga yang terluka ditahan.

Baca juga: Pemuda Palestina Ubah Haluan, Manfaatkan TikTok Dari China Melawan Operasi Militer Israel

Otoritas Urusan Sipil Palestina, yang mengoordinasikan masalah sipil dengan Israel, mengatakan militer menembak dan membunuh kedua pria itu.

Warga Palestina menyerukan pemogokan umum di Kota Ramallah, Tepi Barat, untuk memprotes pembunuhan tersebut.

Puluhan pengunjuk rasa yang marah berbaris di jalan-jalan, meneriakkan "Allahuakbar", saat mereka meminta toko-toko tutup.

Israel telah melakukan malam di Tepi Barat sejak musim semi, ketika serentetan serangan Palestina terhadap Israel menewaskan 19 orang.

Israel mengatakan operasinya ditujukan untuk membongkar infrastruktur militan dan mencegah serangan di masa depan.

Orang-orang Palestina melihat serangan malam ke kota-kota mereka, desa-desa dan kota-kota sebagai cara Israel memperdalam pendudukan atas wilayah yang mereka inginkan.

Serangan Israel telah menewaskan sekitar 100 warga Palestina, menjadikan tahun ini yang paling mematikan sejak 2015.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved