Berita Aceh Barat
Polres Aceh Barat Gelar Operasi Zebra Seulawah Selama 14 Hari
Kepolisian Resor Aceh Barat mulai melaksanakan Operasi Zebra Seulawah-2022, yang akan berlangsung selama 14 hari sejak 3-16 Oktober 2022 mendatang
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Kepolisian Resor Aceh Barat mulai melaksanakan Operasi Zebra Seulawah-2022, yang akan berlangsung selama 14 hari sejak 3-16 Oktober 2022 mendatang.
Kegiatan operasi tersebut ditandai dengan dilakukan apel gelar pasukan yang berlangsung di halaman Mapolres Aceh Barat, Senin (3/10/2022).
Bertindak sebagai inspektur upacara apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Asisten I Setdakab Aceh Barat, Drs Said Fauzi mewakili Bupati Aceh Barat.
Kegiatan apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh personel Polres Aceh Barat, POM TNI-AD, Kodim Aceh Barat, Satpol-PP, serta Dinas Perhubungan.
“Perlu kita ketahui bersama berdasarkan data analisa dan evaluasi pelaksanaan Operasi Zebra Seulawah tahun 2020 dan 2021 di wilayah hukum Polda Aceh, yaitu tahun 2020 terdapat 35 kejadian.
Tahun 2021 terjadi 27 kejadian dengan korban meninggal dunia terjadi kenaikan 11 persen untuk tahun 2020 sejumlah 9 orang korban jiwa dan tahun 2021 kenaikan menjadi 10 korban jiwa,” kata Asisten 1 Setdakab Aceh Barat, Drs Said Fauzi yang membacakan amanat Kapolda Aceh.
Baca juga: Beredar Video Aremania Minta Polisi Tak Tembak Gas Air Mata, Tapi Malah Dibentak, Ini Pengakuannya
Disebutkan, bahwa demi terwujudnya kamseltibcarlantas yang lebih kondusif, Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya polisi lalu lintas yang didukung oleh satuan fungsi lainnya serta melibatkan para pemangku kepentingan, akan melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi Zebra Seulawah-2022 yang diawali dengan apel gelar pasukan pada masing-masing daerah.
Apel gelar pasukan yang dilaksanakan dalam rangka mengawali pelaksanaan Operasi Zebra Seulawah tahun 2022.
Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, guna mendukung pelaksanaan operasi yang akan digelar mulai tanggal 3 Oktober 2022 sampai dengan 16 Oktober 2022 di jajaran Polda Aceh.
Sehingga diharapkan kegiatan operasi berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan target serta sasaran yang telah ditetapkan.
Selain itu, operasi ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat guna mewujudkan kamseltibcar lantas di provinsi Aceh.
Ditinjau dari faktor penyebab kecelakaan lalu-lintas di jalan raya, faktor manusia atau pengemudi memiliki andil yang besar.
Baca juga: Tragedi di Kanjuruhan, Anggota DPRRI Prihatinkan Nasib Sepakbola: Seharusnya Dijadikan Hiburan
Oleh karena itu, pada pelaksanaan Operasi Zebra Seulawah-2022 kali ini, beberapa pelanggaran yang berpotensi terhadap kecelakaan perlu mendapat perhatian untuk dijadikan sasaran prioritas operasi.
Beberapa hal yang menjadi prioritas yakni, pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang.
Kemudian tidak menggunakan helm SNI, dipengaruhi alkohol, melawan arus dan tidak memakai sabuk pengaman bagi pengguna kendaraan roda empat, serta pengemudi yang melebihi batas kecepatan.
Melalui upaya penegakkan hukum secara tegas dan terukur terhadap pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran prioritas tersebut.
Baca juga: Dideklarasikan Capres 2024, Anies Kutip Peribahasa Aceh: Jadda wa Jaddi, Meunan ta Pinta Meunan Jadi
Maka pelaksanaan operasi ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, diantaranya, terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran dan kemacetan lalu lintas;
Berikut guna meningkatnya ketertiban dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
Pada acara apel gelar pasukan hadir Wakapolres Aceh Barat Kompol Aditia Kusuma, Dandim Aceh Barat diwakili oleh Kasdim Mayor Inf Mazwar Asadi Riyanto, Dandenpom 02 IM Meulaboh diwakili oleh Pasi Idik Kapten CPM Muhammad Sidik.
Selain itu juga hadir Kejari Aceh Barat diwakili oleh Kasi Intel M Agung Kurniawan, Kadishub Aceh Barat Fadlian Syahputra, Kasatpol PP dan WH Aceh Barat diwakili oleh Sekretaris Dodi Bima Saputra, Kepala Jasa Raharja Cabang Meulaboh Saipul Kamal Apandi, serta para pejabat utama Polres Aceh Barat.(*)
Baca juga: Rizki DA Tak Sangka Lesti Kejora Jadi Korban KDRT oleh Suaminya, Ini Katanya