Breaking News:

Kapolri: 3 Perwira Polri Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ada yang Perintahkan Tembak Gas Air Mata

Perwira Polri yang menjadi tersangka pertama yakni Kompol Wahyu Setyo Pranoto selaku Kabag Ops Polres Malang.

Editor: Faisal Zamzami
Dok. Divisi Humas Polri
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/1/2022). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan tersangka tragedi Kanjuruhan, berikut ini daftarnya. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengumumkan enam tersangka tragedi Kanjuruhan, Malang. 

Tiga di antaranya merupakan perwira Polri yang bertanggung jawab saat pengamanan pertandingan.

Perwira Polri yang menjadi tersangka pertama yakni Kompol Wahyu Setyo Pranoto selaku Kabag Ops Polres Malang.

Kapolri Listyo menjelaskan, tersangka Wahyu mengetahui adanya aturan FIFA tentang penggunaan gas air mata.

 Namun, ia disebut tidak mencegah atau melarang penggunaan gas air mata selama melakukan pengamanan.

 "Tersangka juga tidak melakukan pencegahan langsung terhadap kelengkapan yang dibawa oleh personel Polri yang bertugas mengamankan pertandingan," ujar Listyo saat jumpa pers di Malang, Kamis (6/10/2022).

Selanjutnya, AKP Hasdarman selaku Danki III Brimob Polda Jawa Timur. 

Baca juga: Kapolri Tetapkan 6 Tersangka dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan, Direktur Utama PT. LIB hingga Polisi

Menurut Listyo, tersangka merupakan pihak yang memerintahkan anak buahnya untuk menembakkan gas air mata. 

Kemudian Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi. 

Sama seperti Hasdarman, tersangka Bambang menjadi pihak yang memberi perintah anak buahnya untuk menembakkan gas air mata.

"Kasat Samapta Polres Malang BSA juga memerintahkan anggotanya untuk menembakkan gas air mata," ujar Listyo. 

 
Tiga perwira ini disangkakan melanggar Pasal 359 dan Pasal 360 KUHP dan Pasal 103 ayat (1) jo Pasal 52 UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Adapun tiga tersangka lainnya yakni Akhmad Hadian Lukita selaku direktur utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ketua Pelaksana Pertandingan Arema FC versus Persebaya Surabaya Abdul Haris dan Suko Sutrisno selaku security officer atau petugas keamanan.

Ketiganya juga disangkakan melanggar Pasal 359 dan Pasal 360 KUHP dan Pasal 103 ayat (1) jo Pasal 52 UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Baca juga: Sosok Akhmad Hadian Lukita, Direktur Utama PT LIB yang Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

 

Kapolri: 20 Anggota Polisi Jadi Terduga Pelanggar

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved