Breaking News:

Mihrab

Pendidikan Politik Dalam Islam

Banyak ungkapan negatif yang berkembang di tengah-tengah masyarkat, seperti jangan mencampur adukan antara politik dan agama

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
SAFRIADI, Pengurus ISAD Aceh 

MASYARAKAT sering bersikap apatis bahkan memberikan stigma negatif terhadap politik.

Sehingga banyak sisi positif dari politik terabaikan.

Banyak ungkapan negatif yang berkembang di tengah-tengah masyarkat, seperti ‘jangan mencampur adukan antara politik dan agama, agama tidak mengatur tentang politik’.

Pernyataan ini bahkan telah terdoktrin bahwa ada sekat antara politik dan agama.

Sehingga hal itu menyebabkan agama berjalan sendiri dan politik juga mengambil jalan sendiri yang jauh dari nilai-nilai agama.

Hal tersebut diungkapkan Dr Tgk Safriadi, pengurus Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, yang juga dosen IAIN Lhokseumawe.

Dikatakn, politik masih dianggap tabu dalam angan dan pikiran sebagaian besar orang, sehingga ber politik adalah berprilaku yang kurang baik dan dapat menghilangkan muruah dan kewibaan dalam masyarakat.

“Pada hakikatnya politik dalam kaitannya dengan kekuasaan pemerintahan adalah menjalankan strategi yang jitu dan gemilang untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Politik, tambah Tgk Safriadi, memiliki tujuan yang sangat mulia, yaitu sebuah seni menjalankan kekuasaan untuk mengatur rakyat yang dipimpinnya.

Juga bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan dan kemaslahatan beragama yang sama artinya dengan menguntungkan semua orang.

Baca juga: Gelar Pendidikan Politik, Aceh Tamiang Pacu Motivasi Politik Kaum Perempuan, Wujudkan Pemilih Cerdas

Baca juga: Gelar Pendidikan Politik, Aceh Tamiang Pacu Motivasi Politik Kaum Perempuan

“Tujuan politik ini sesuai dengan prinsip agama yang memiliki prinsip inklusif, yaitu sebuah sistem yang menguntungkan semua orang,” sebutnya.

Menurutnya, agama dan politik harus terintegrasi guna merekonstruksi sebuah sistem yang keliru.

Masyarakat harus menyadari peran agama yang begitu suci dalam membangun tatanan kehidupan yang bermoral dan santun dalam ber politik.

“Dalam Islam, politik merupakan sesuatu yang dianjurkan dan berkaitan dengan kehidupan publik yang bertujuan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik menurut standar dan ukuran agama,” jelas alumni Dayah Raudhatul Maarif ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved