Perang Rusia
Drone Kamikaze Ukraina Serang Pangkalan Pesawat Pembom Rusia
Pangkalan tersebut adalah rumah bagi pesawat pembom Tu-22M Backfire Rusia dari Resimen Penerbangan Pembom Berat ke-52.
SERAMBINEWS.COM - Satu serangan terjadi di Pangkalan Udara Shaykovka di Kaluga Oblast, sekitar 140 mil utara perbatasan Ukraina dan sekitar 170 mil barat daya Moskow.
Pangkalan tersebut adalah rumah bagi pesawat pembom Tu-22M Backfire Rusia dari Resimen Penerbangan Pembom Berat ke-52.
"Dua pengebom tidak dapat dipulihkan,” kata sumber itu kepada The War Zone, Sabtu (8/10/2022).
• Pasukan Rusia Serang Zaporizhzhia, Dua Warga Ukraina Tewas dan Lima Hilang Tertimpa Bangunan
Sebuah laporan sebelumnya oleh outlet berita LB.ua Ukraina bahwa ledakan terjadi di wilayah lapangan terbang militer Shaykovka di wilayah Kaluga sebagai akibat dari serangan pesawat tak berawak kamikaze.
LB.ua mengutip gubernur oblast, Vladyslav Shapsha, yang mengatakan pesawat tak berawak itu tiba dari perbatasan Ukraina.
Menurut saluran TG Rusia, ledakan terjadi ketika UAV berada di atas landasan.
Tetapi serangan drone tidak menyebabkan kerusakan, kata Shapsha di saluran Telegram-nya.
"Tidak ada korban jiwa," tulisnya.
Infrastruktur dan peralatan lapangan terbang tidak rusak. Tidak ada ancaman pekerjaan. Sebuah kelompok investigasi-operasional bekerja di tempat untuk menetapkan penyebab dan keadaan insiden tersebut.
• Rusia Sudah Rekrut 200 Ribu Warga Untuk Serbu Ukraina, Ukraina Rebut Satu Kota Lagi
Media Rusia juga telah mengkonfirmasi ledakan terjadi di dekat Kaluga menurut saluran Telegram dari outlet berita RIA Rusia.
“Sebuah drone jatuh, tidak ada yang terluka,” lapor RIA, mengutip Shapsha.
Outlet media Rusia Readovka mengatakan pesawat tak berawak itu ditembak jatuh sebelum menyebabkan kerusakan.
“UAV ditembak jatuh di atas landasan pacu unit militer di wilayah Kaluga,” Readokva melaporkan di saluran Telegramnya.
Drone itu diketahui tidak dapat menyebabkan kerusakan serius, itu ditembak jatuh di udara saat mendekat.
Akun Twitter intelijen open-source Oryxspioenkop menunjukkan gambar di Twitter yang digunakan saluran Telegram Rusia untuk "membuktikan" bahwa drone itu ditembak jatuh sebelum bisa menimbulkan kerusakan.
Tetapi gambar-gambar itu, menurut laporan Oryxspioenkop, sebenarnya adalah drone Azerbaijan TB2 yang ditembak jatuh selama Perang Nagorno-Karabhk 2020.
Pesawat pembom Tu-22M Backfire telah memainkan peran penting dalam perang habis-habisan Rusia di Ukraina.
Mereka bergabung dalam operasi pada 14 April, awalnya hanya menggunakan bom bodoh.
Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan hari itu bahwa pembom ini digunakan untuk mengebom pabrik Azovstal di Mariupol yang dikepung.
Pemboman Mariupol berlangsung selama beberapa hari berturut-turut, hingga pertengahan Mei.
Tu-22M3 bisa menutupi Mariupol dengan salvo bom jatuh karena kota itu sudah dikepung ketat oleh pasukan Rusia dan pembom tidak perlu khawatir tentang pertahanan udara Ukraina.(*)
• Ternyata Ayu Ting Ting Diam-diam Dijodohkan dengan Sahrul Gunawan, Raffi Ahmad Ngakak Lihat Respon
• Begini Cara Mudah Usir Tikus dan Kecoak dari dalam Rumah, Cukup Gantung Serbuk Cangkang Telur
• Miris! Meski Memiliki Uang Rp 46 Miliar Usai Memenangi Lotre, Sopir Ini Justru Menderita, Kok Bisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Drone-Kamikaze-Ukraina-Tabrak-Kilang-Minyak.jpg)