Berita Pidie

Puluhan Gajah Liar Sudah 15 Hari Duduki Perkebunan Warga di Pidie, Obrak Abrik Padi Siap Panen

"Sekitar 30 ekor gajah kiar yang merusak tanaman padi warga yang siap dipanen. Lokasinya di dekat waduk di Titeu," kata Camat Titeu, Fakhruddin SSos

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Padi petani di Kecamatan Titeu, Pidie, Sabtu (8/10/2022), diobrak abrik gajah liar. 

"Sekitar 30 ekor gajah kiar yang merusak tanaman padi warga yang siap dipanen. Lokasinya di dekat waduk di Titeu," kata Camat Titeu, Fakhruddin SSos, kepada Serambinews.com, Sabtu (8/10/2022).

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Puluhan gajah liar sudah 15 hari obrak-abrik tanaman padi di Blang Kemeuy, Gampong Alue, Kecamatan Titeu, Pidie, Sabtu (8/10/2022).

Hewan dilindungi itu masih bertahan di kawasan perkebunan warga, meski telah digiring melibatkan BKSDA, Rangger dan masyarakat.

Selain tanaman padi, binatang berbadan besar obrak-abrik tanaman semangka warga yang siap panen.

"Sekitar 30 ekor gajah kiar yang merusak tanaman padi warga yang siap dipanen. Lokasinya di dekat waduk di Titeu," kata Camat Titeu, Fakhruddin SSos, kepada Serambinews.com, Sabtu (8/10/2022).

Ia menjelaskan, kawanan gajah liar beraksi pada malam hingga padi hari, dengan sasaran tanaman padi dan semangka.

Gangguan satwa liar itu telah terjadi selama 15 hari.

Kata Fakhruddin, petugas BKSDA, Rangger dan warga telah melakukan penggiringan ke dalam hutan, tapi binatang dilindungi itu kembali lagi merusak tanaman warga. 

Baca juga: Menjelajah Little Afrika-nya Aceh, Camping, Arung Jeram hingga Bermain dengan Gajah di DAS Peusangan

" Saat ini, kawanan gajah belum beranjak dari pemukiman penduduk. Kita khawatir rumah warga akan menjadi sasaran kawanan gajah," jelasnya.

Ia menambahkan, lokasi tersebut menjadi sasaran amukan gajah. 

Sehingga petani sangat resah dengan gangguan gajah yang berulangkali menyerang tanaman warga.

Tanaman padi dan semangka menjadi amukan gajah, saat petani hendak memanennya. 

Sehingga aksi gajah telah menimbulkan kerugian bagi petani. (*)

Baca juga: Warga Cot Cantek Takut ke Kebun, Gajah Liar Masih Bertahan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved