Cahaya Aceh
Menjelajah Little Afrika-nya Aceh, Camping, Arung Jeram hingga Bermain dengan Gajah di DAS Peusangan
DAS Peusangan memang sangat cocok dijuluki sebagai ‘Little Afrika”nya Aceh.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Muhammad Nasir I Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM, BENER MERIAH – DAS Peusangan memang sangat cocok dijuluki sebagai ‘Little Afrika”nya Aceh.
Hamparan padang rumput yang luas, hutan yang lebat, kicauan burung, hingga gerombolan gajah liar di tepian sungai, menjadi gamparan kondisi alamnya.
Di tengah lebatnya hutan, di pinggir derasnya air sungai, di sini lah Conservation Response Unit (CRU) DAS Peusangan berdiri. Tempat ini akan menjadi titik awal petualangan kawasan tersebut.
Keberadaan CRU dengan gajah jinaknya, bertujuan untuk mengurangi konflik antara gajah dengan manusi.
CRU DAS Peusangan sudah berada di dataran tinggi Gayo.
Secara Administrasi, adanya di Desa Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah.
Baca juga: VIDEO Tim Wasev Mabesad Tinjau Lokasi TMMD Bener Meriah dan Melihat Gajah di CRU Das Peusangan
Untuk menjelajah CRU DAS Peusangan, dari Jalan Bireuen-Takengon, kita harus menempuh jalan menanjak dan berkerikil sepanjang 6 km.
Jalan ini hanya bisa dilalui dengan kendaraan khususnya, seperti 4x4. Jika kamu tidak punya, maka dapat menghubungi pemandu setempat.
Pemandanga hutan yang lebat dan udara yang dingin siap menyambut. Kendaraan juga harus melintasi sungai kecil untuk tiba di CRU.
Perjalanan menuju ke CRU saja sudah sangat menguji adrenalin.
Tiba CRU, gajah-gajah jinak bersama mahout yang ramah siap menyapa.
Pengunjung bisa mengikuti banyak aktivitas gajah, mulai saat bermain di hamparan padang ilalang, hingga mandi di sungai.
Baca juga: Tarik Wisatawan Negeri Jiran ke Aceh, Almuniza Temui Konsul Jenderal Malaysia untuk Berkolaborasi
Di CRU hanya ada dua bangunan berkontruksi kayu, yang merupakan tempat tinggal pawang dan mahout.
Para pengunjung dapat mendirikan tenda di halaman CRU, areanya cukup luas.
Membawa bekal ikan, ayam, atau ubi untuk dibakar di kala malam menjadi pilihan yang tepat.