Berita Aceh Tengah

Dinkes Aceh Tengah: Waspadai Demam Berdarah Saat Musim Hujan

Dinas Kesehatan Aceh Tengah mengingatkan warga untuk mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD)

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar bersama Plt Kepala Dinas Kesehatan Dr Yunasri mulai mencanangkan program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022, Senin (6/6/2022) 

TAKENGON - Dinas Kesehatan Aceh Tengah mengingatkan warga untuk mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Cuaca lembab akibat curah hujan berpotensi penyebaran penyakit DBD.

"Di cuaca lembab seperti sekarang ini, warga perlu mewaspadai penyakit DBD," kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, dr Yunasri MKes, Senin (10/12022) Dikatakan, penyakit DBD ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus.

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja dari berbagai usia, yang dapat berujung fatal bila tidak tertangani dengan tepat Yunarsi menyebutkan, kasus DBD di tahun 2022 mulai Januari sampai bulan September sebanyak 42 kasus.

"Paling banyak untuk tahun ini di bulan lima tau Mei itu ada 11 kasus, kalau bulan September itu lima kasus," katanya.

Menurut dr Yunasri, penyakit DBD berkaitan dengan kebersihan lingkungan, apalagi kata dia, perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan sangat mempengaruhi untuk peningkatan kasus.

"Untuk warga yang ada di kampung, digencarkan lagi bergotong-royong membersihkan lingkungan," jelas Yunasri.

Untuk bulan Oktober ini, kata Yunasri, saat masuk musim hujan pihaknya akan melakukan pemantauan atau dilakukan penyelidikan epidemiologi melalau Puskesmas terhadap kasus-kasus DBD yang ada di Aceh Tengah.

"Kita tetap koordinasi dengan pihak Rumah sakit dan puskesmas ini akan kita evaluasi juga nanti.

Biasanya penggitan nyamuk pada pukul 10.00 sampai dengan 17.00 WIB," kata dia.

Yunasri berharap apabila ada demam tinggi makan dicurangi itu penyakit demam berdarah, maka disarankan untuk periksa ke layanan Puskesmas atau RSUD Satu Beru Takengon.

Sementara itu, Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon dr Indra mengatakan saat ini satu pasien DBD sedang dibawah di rumah sakit Datu Beru.

"Datanya pada bulan Oktober ini, satu pasien yang rawat inap, kalau bulan September ada lima kasus," tutupnya. (rd)

Baca juga: Korban Banjir Pakistan Mulai Diserang Penyakit, Diare Sampai Demam Berdarah

Baca juga: WHO Siap Siaga, Virus Marburg yang Menyebabkan Demam Berdarah dan Sangat Mematikan Kini Muncul Lagi

Baca juga: Babinsa Jajaran Kodim 0108/Agara & Dinkes Aceh Tenggara Fogging Kuta Lang-Lang, Cegah Demam Berdarah

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved