Rabu, 15 April 2026

Internasional

Badan Antariksa Jepang Gagal Orbitkan Delapan Satelit ke Ruang Angkasa

Badan Antariksa Jepang (JAXA) gagal membawa delapan satelit ke ruang angkasa.

Editor: M Nur Pakar
Kyodo News
Roket Epsilon-6 meluncur dari Pusat Antariksa Uchinoura di kota Kimotsuki, prefektur Kagoshima, Jepang selatan, pada Rabu (12/10/2022). 

SERAMBINEWS.COM, TOKYO - Badan Antariksa Jepang (JAXA) gagal membawa delapan satelit ke ruang angkasa.

Roket pendorong pesawat gagal melesat ke udara setelah lepas landas.

Sehingga, harus dibatalkan oleh perintah penghancuran diri, dalam peluncuran roket pertama yang gagal di negara itu dalam hampir 20 tahun.

Roket Epsilon-6 tidak dalam posisi yang tepat untuk mengorbit sekitar Bumi.

Dimana, penerbangannya harus dibatalkan kurang dari tujuh menit setelah lepas landas dari Pusat Luar Angkasa Uchinoura di prefektur Kagoshima, Jepang selatan pada Rabu (12/10/2022).

Presiden Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang Hiroshi Yamakawa menyampaikan permintaan maaf atas kegagalan itu.

Baca juga: Badan Antariksa Italia dan Arab Saudi Tandatangani MoU, Sepakat Bangun Stasiun Luar Angkasa

"Kami meminta maaf atas kegagalan kami untuk memenuhi harapan pejabat lokal dan mereka yang terlibat dalam pengembangan satelit," kata Yamakawa.

Dilansir AFP, dia berjanji akan membantu penyelidikan penyebab kegagalan.

Pejabat JAXA mengatakan telah mengirim sinyal penghancuran diri setelah memutuskan roket tidak dapat terbang dengan aman dan memasuki orbit seperti yang direncanakan.

JAXA mengatakan roket dan muatannya diyakini jatuh di timurlaut Filipina.

Penyebab kegagalan masih diselidiki, kata badan itu.

Roket Epsilon membawa delapan muatan, termasuk dua yang dikembangkan oleh perusahaan swasta yang berbasis di Fukuoka, prefektur selatan lainnya.

Baca juga: Badan Antariksa Rusia Menuntut Diakhirinya Sanksi Atau Stasiun Luar Angkasa Terancam

Ini merupakan pertama kalinya roket Epsilon membawa muatan yang dikembangkan secara komersial.

Yasuhiro Uno, yang mengarahkan peluncuran Epsilon-6, mengakui kegagalan tersebut dapat mempengaruhi bisnis peluncuran Epsilon di masa depan.

Peluncuran komersial di bawah versi upgrade, Epsilon-S, oleh IHI Aerospace, sebuah perusahaan Jepang, sedang direncanakan untuk satelit Vietnam tahun depan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved