Mata Lokal Memilih
PPP Banda Aceh Deklarasi Dukung Anies
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banda Aceh mendeklarasikan dukungan terhadap Anies Rasyid Baswedan
BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banda Aceh mendeklarasikan dukungan terhadap Anies Rasyid Baswedan sebagai calon presiden capres periode 2024-2029.
Deklarasi berlangsung di Kantor DPC PPP Kota Banda Aceh, Rabu (12/10/2022).
Pernyataan sikap DPC PPP Kota Banda Aceh ini menjadi menarik, karena di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), PPP belum mengeluarkan pernyataan sikap terhadap calon presiden yang akan diusung pada Pemilu 2024 mendatang.
Malah di tingkat pusat, nama capres yang disebut-sebut adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani, sebagaimana diberitakan Kompas.com, mengungkapkan bahwa Ganjar Pranowo merupakan sosok yang paling banyak dijagokan untuk menjadi calon presiden pada Pemilu 2024 oleh DPW PPP se-Indonesia.
"Kita mendukung penuh Anies menjadi capres," kata Ketua DPC PPP Banda Aceh, Tgk Asnawi M Amin.
Ada beberapa alasan pihaknya mengusung Anies menjadi capres.
Di antaranya, pihaknya ingin Indonesia yang penduduknya mayoritas muslim kembali dipimpin oleh pemimpin yang memperhatikan agamanya.
Kemudian, Anies Baswedan menurut DPC, merupakan sosok yang cerdas, visioner, berani dan tegas.
Baca juga: Balai Syura: Pencalonan Syarifah Munira Sebagai Ketua PPP Banda Aceh Harus Didukung Semua Pihak
Baca juga: PPP Banda Aceh Gelar Muscab
"Beliau juga mampu untuk membawa rakyat Indonesia ke arah yang lebih sejahtera," ungkapnya.
Dikatakan Asnawi, DPC PPP Kota Banda Aceh mengawali pernyataan sikap tersebut agar DPC yang ada di Aceh juga mengeluarkan pernyataan yang sama.
Ia juga berharap, agar pernyataan tersebut didukung oleh seluruh rakyat Aceh agar Anies Rasyid Baswedan terpilih secara tulus dan ikhlas menjadi presiden dari suara rakyat.
"Doa kita jika beliau terpilih, maka visi-misi yang beliau sampaikan saat pencapresan betul-betul diwujudkan.
Tidak hanya sebatas retorika, tapi ada implementasi dalam kehidupan bernegara," ungkapnya.
Harap dukungan DPW
Ketua DPC PPP Banda Aceh, Tgk Asnawi M Amin, mengatakan, komunikasi internal antara DPP dan DPW saat ini sudah dibangun.
Pihaknya mengawali kekompakan DPC yang di Aceh untuk mendukung Anies Baswedan, dan dalam waktu dekat DPW PPP Aceh diharapkan akan mengeluarkan pernyataan yang sama.
“Ini sikap berani.
Jika berlawanan arah dengan insya Allah kita dengan DPP tidak akan bertentangan.
Karena kita lihat di DPP sampai sekarang belum ada sikap siapa yang diusung.
Bisa jadi mereka sedang menunggu dari arus bawah,” kata Asnawi.
“Maka hari ini kita awali dengan mengeluarkan dukungan untuk Anies.
Sejumlah daerah lain juga sudah melakukan hal yang sama,” lanjutnya.
Baca juga: Ketua DPRK Farid Nyak Umar Dukung Syarifah Munira Jadi Ketua PPP Banda Aceh
Apa yang disampaikan tersebut kata Asnawi, merupakan aspirasi dari masyarakat Kota Banda Aceh.
Jikapun dalam perjalanan terjadi perbedaan pendapat dengan, baik DPW tentu akan mengikuti apa suara aspirasi dari arus bawah.
Pihaknya juga berkomitmen jika nantinya terjadi perbedaan dengan DPW dan DPP, DPC PPP Kota Banda Aceh akan tetap bersama rakyat dengan mendukung Anies Rasyid Baswedan.
“Insya Allah PPP Kota Banda Aceh bersama Anies Baswedan untuk menjadi calon presiden 2024 apapun resikonya nanti,” pungkasnya.
Ganjar Paling Banyak Disebut
WAKIL Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengungkapkan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merupakan sosok yang paling banyak dijagokan untuk menjadi calon presiden pada Pemilu 2024 oleh Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PPP se-Indonesia.
"Sementara Ganjar Pranowo yang paling banyak disebut.
Tapi PPP kan punya 34 DPW, kurang dari 10 DPW yang bicara soal pencapresan," kata Arsul kepada Kompas.com, Rabu (12/10/2022).
Arsul menjelaskan, PPP menggunakan sistem bottom-up dalam menjaring nama yang akan diusung sebagai calon presiden.
Dengan demikian, kata Arsul, akan muncul nama-nama bakal calon presiden yang berbeda antara satu wilayah dan wilayah lainnya.
Ia mencontohkan, DPW PPP DKI Jakarta condong mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sedangkan Ganjar unggul di Sumatera Utara, Sulaewsi, dan Banten.
Selain itu, di Jawa Timur dan Sulawesi Tengah muncul sejumlah nama seperti Ganjar, Anies, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
"Sebagai DPP PPP, kami memahami bahwa dengan banyak nama atau nama yang berbeda itu justru memberi ruang ada kami untuk bisa lebih luwes dalam bermusyawarah dengan koalisi kami, KIB (Koalisi Indonesia Bersatu)," ujar Arsul. (i/kompas.com)
Baca juga: PPP Banda Aceh Gelar Muscab, Illiza: Siapapun yang Terpilih Itu yang Dihargai dan Dihormati
Baca juga: PPP Banda Aceh Peringati Harlah Ke-47, Ilmiza: Kita Akan Kritik Pemko Bila tak Berpihak Rakyat