Senin, 18 Mei 2026

Internasional

Ketegangan Meningkat di Jerusalem Timur, Pemuda Palestina Serbu Pemukiman Yahudi

Ketegangan terus meningkat di seluruh wilayah Jerusalem Timur dalam beberapa hari terakhir ini.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/JAAFAR ASHTIYEH
Dua pria bersenjata Palestina berpatroli untuk mengamankan proses pemakaman dua pria yang tewas ditembak tentara Israel di Kota Jenin, Tepi Barat, Jumat (14/10/2022). 

Tetapi, sejak dibuka kembali, petugas menghentikan setiap mobil yang masuk dan keluar kota, memicu kemacetan lalu lintas dan mengganggu rutinitas sehari-hari warga.

Sebagai tanggapan, toko-toko, bisnis, dan sekolah di seluruh Jerusalem Timur ditutup sebagai protes atas tindakan polisi dan dalam solidaritas dengan Shuafat.

Meningkatnya kekerasan di kota itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat.

Baca juga: Pemuda Palestina Lancarkan Serangan di Jerusalem Timur, Pusat Bisnis Kota Tua Ditutup

Militer Israel terus melakukan serangan sejak musim semi dalam apa yang dikatakan sebagai upaya untuk membongkar jaringan militan dan menggagalkan serangan di masa depan.

Lebih dari 100 warga Palestina tewas, menjadikan tahun ini yang paling mematikan sejak 2015.

Israel mengatakan sebagian besar dari mereka yang tewas adalah pejuang, tetapi pemuda setempat yang memprotes serangan itu dan warga sipil lainnya juga terbunuh.

Israel merebut Jerusalem Timur dalam perang Timur Tengah 1967, bersama dengan Tepi Barat dan Jalur Gaza, kemudian mencaplok bagian kota itu.

Israel menganggap seluruh kota sebagai ibu kota abadi dan tak terbagi.

Orang-orang Palestina mencari wilayah-wilayah itu untuk negara merdeka yang mereka harapkan, dengan sayap timur Jerusalem sebagai ibu kota masa depan.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved