Jenderal Bikin Ulah
Ketika Dua Jenderal Polisi Bikin Ulah, Belum Usai Ferdy Sambo, Muncul Lagi Teddy Minahasa
Puluhan sahabat Teddy Minasa semasa bersekolah, menggelar acara syukuran dengan menggunduli rambut mereka.
SERAMBINEWS.COM - Tiga puluh teman Teddy Minasa yang telah berkepala botak merasa bersyukur karena Teddy kembali ke daerah asalnya di Jawa Timur setelah mengemban amanah sebagai Kapolda Sumatera Barat.
Mantan ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla itu ditunjuk menjadi pengganti Irjen Pol. Nico Afinta usai “geger” dengan tragedi kelam Kanjuruhan yang memakan korban tewas hingga 132 jiwa usai pertandingan sepakbola Arema FC melawan Persebaya.
Nasib dan perjalanan karier Irjen Teddy Minahasa layaknya permainan komedi putar. Dari bawah melesat ke atas dan kembali dihempaskan ke bawah, hingga titik nadir terjerembab di kubangan.
Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan teman-teman Teddy Minahasa yang kadung berkepala plontos.
• Irjen Teddy Minahasa Pengendali Barang Bukti Sabu 5 Kg, Sudah Terjual 1,7 Kg di Kampung Bahari
Usai Teddy Minahasa ditunjuk Kepala Kepolisian Republik Indonesia sebagai Kepala Polda Jawa Timur, kebanggaan alumni SMP Negeri 1 Kota Pasuruan, Jawa Timur seakan membuncah.
Puluhan sahabat Teddy Minasa semasa bersekolah, menggelar acara syukuran dengan menggunduli rambut mereka.
Bahkan ada satu perempuan, yang juga ikut “menghabisi” rambutnya karena merasa bangga teman satu sekolahnya didapuk menjadi orang nomor satu di Polda Jawa Timur (Rri.co.id, 11 Oktober 2022).
Barang kali hingga kasus ini terbongkar, rambut di kepala para sahabat Irjen Teddy Minahasa yang tergabung ke dalam Sobatku 87 sepertinya belum normal kembali.
• 3 Personel Polda Metro Jaya Terlibat Peredaran Narkoba bersama Irjen Teddy Minahasa
Dari yang semula bangga tak terkira, mungkin saja berbalik menjadi kecewa dan memalukan nama almamaternya.
Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan jajaran perwira tinggi dan perwira menengah, mulai dari pejabat utama di Mabes Polri, seluruh kepala Polda serta semua kepala kepolisian kota besar (kapoltabes) dan kepala kepolisian resor (kapolres) seluruh Indonesia di Istana Negara Jakarta kemarin (Jumat, 14 Oktober 2022), memang terlihat “aneh”.
Pertama terkesan aneh karena jadwal pertemuan itu terbilang mendadak dan pesertanya sungguh kolosal.
Kedua, seluruh tamu yang hadir dilarang membawa tongkat komando, alat komunikasi serta membawa ajudan pendamping. Seluruh polisi yang hadir juga wajib membawa buku catatan, lengkap bersama alat tulisnya.
• Sosok AKBP Dody Prawiranegara, Mantan Kapolres Bukittinggi Terlibat Narkoba bersama Teddy Minahasa
Presiden Jokowi di dalam acara itu bukan ingin memberikan kuliah umum atau membagi-bagikan sepeda, tetapi menyampaikan taklimat “kekecewaan” terhadap institusi yang citranya di mata masyarakat semakin merosot.
Jokowi begitu kecewa dengan masih adanya personel Polri bersentuhan dengan pelanggaran hukum.
Jokowi wanti-wanti agar institusi Polri terus berbenah dan mereformasi kultural dari kinerja penegakan hukum hingga gaya hidup “kebablasan” sebagian personel dan keluarga polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penangkapan-Irjen-Teddy-Minahasa.jpg)