Video
VIDEO Nelayan Aceh Singkil Panen Ikan Talang, Diolah Jadi Asin Agar Harga Meningkat
Ikan yang dalam bahasa ilmiah disebut scomberoides iysan itu, ditangkap dengan cara dijaring di sekitar karang.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Hari Mahardhika
Laporan: Dede Rosadi | Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Nelayan Aceh Singkil, panen ikan talang-talang, setelah selama dua hari libur melaut akibat hujan dan gelombang tinggi.
Ikan yang dalam bahasa ilmiah disebut scomberoides iysan itu, ditangkap dengan cara dijaring di sekitar karang.
Soal harga, ikan talang segar harganya termasuk murah, hanya Rp 15.000 per kilogram di tingkat pengepul.
Untuk siasati murahnya ikan talang basah, nelayan mengolahnya menjadi ikan asin. Apalagi prosesnya tidak membutuhkan banyak biaya dan tenaga.
Ikan talang cukup dibelah, dibersihkan dan ditaburi garam lalu jemur di terik matahari selama dua hari.
Setelah menjadi ikan asin, talang dihargai Rp 50 ribu per kilogram di tingkat pedagang eceran.
Sementara kalau beli langsung ke nelayan, cukup membayar Rp 35 ribu per kilogram.
Bagi kaum ibu rumah tangga di Aceh Singkil, ikan asin talang memang menjadi favorit.
Biasanya, ikan asin talang dipotong kecil-kecil, digoreng lalu dicampur dengan ulekan sambal cabai hijau. Maka jadilah sambal ikan asin talang.(*)
Narator: Suhiya
Video Editor: Hari Mahardhika