Breaking News

Berita Aceh Besar

Komunitas Mancing MMF Baksos di Lhokseudu

Komunitas mancing Merah Mata Fishing (MMF) melakukan bakti sosial (baksos) dan lomba memancing yang dipusatkan di Lhokseudu, Kecamatan Leupung

Editor: bakri

JANTHO - Komunitas mancing Merah Mata Fishing (MMF) melakukan bakti sosial (baksos) dan lomba memancing yang dipusatkan di Lhokseudu, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Sabtu-Minggu (15-16/10/2022).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka HUT ke2 MMF.

Di hari pertama pemberian santunan kepada 20 anak yatim, yang dihadiri aparatur dan tokoh masyarakat desa.

Selanjutnya, penyerahan peralatan ibadah ke mushalla Lhokseudu yang diterima oleh imam meunasah.

Setelah acara seremonial tersebut, anggota komunitas MMF melaksanakan bakti sosial, membersihkan lingkungan mushalla dan memperbaiki beberapa bagian tempat ibadah yang rusak.

Sedang di hari kedua, dilakukan perlombaan memancing di pulau di Lhokseudu, diikuti 65 anggota komunitas MMF serta komunikasi mancing No Hidden Sport.

Juara pertama lomba mancing direbut Ikram, disusul Jono dan Syahril sebagai pemenang kedua dan ketiga.

Sementara untuk pemenang kategori ikan terkecil direbut BC.

Seluruh ikan yang diperoleh, disumbangkan ke Panti Asuhan Yayasan Penyantun Islam.

Pembina MMF, Muhammad Lizam Amd.

Baca juga: Komunitas Mancing Merah Mata Fishing Baksos dan Laksanakan Lomba di Lhokseudu, Strike Ikan 8 Kilo

Baca juga: Mancing Mania Aceh dan Sumut Meriahkan Lomba Mancing Gembira HUT Ke-21 Kota Langsa, Ini Hadiahnya

Ak, mengatakan, bakti sosial serta perlombaan dilaksanakan untuk memperingati HUT ke-2 MMF yang diwarnai pemberian santunan sebagai wujud syukur.

"Alhamdulillah MMF sudah berusia dua tahun.

Sebagai wujud syukur, kami melaksanakan bakti sosial, santunan anak yatim, serta memberikan alat shalat dan membersihkan mushola Lhokseudu," ungkapnya.

"Kegiatan ini dilakukan dua hari, pada hari pertama khusus melakukan kerja sosial, pada hari kedua dilanjutkan dengan perlombaan memancing, serta seluruh hasil pancingan diserahkan kepada panti asuhan Yayasan Penyantun Islam," tambahnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Umum MMF, Ridho Hamdiki berharap agar anggota komunitas tetap pada tujuan awal dibentuknya komunitas.

"Saya berharap kepada pengurus untuk jangan merasa besar tapi besarkan komunitas, karena komunitas ini dibentuk sebagai sarana komunikasi silahturahmi dalam mengembangkan potensi mancing di Aceh," ungkapnya. (sa)

Baca juga: Cari Cacing Untuk Mancing Ikan, Warga Nagan Raya Temukan Bom

Baca juga: Peringati HUT ke-77 RI, Komunitas Mancing Aceh Gelar Lomba Mancing di Pantai Blang Ulam, Krueng Raya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved