Selasa, 12 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Tol Sibanceh Harus Miliki Ikon Lokal

Tim Penilaian Jalan Tol Berkelanjutan (JTB) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan peninjauan ke jalan tol Sigli-Banda Aceh

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Gerbang tol sibanceh di salah satu seksi. 

BANDA ACEH - Tim Penilaian Jalan Tol Berkelanjutan (JTB) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan peninjauan ke jalan tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) pada, Kamis (20/10/2022).

Dalam kunjungan, tim penilai mendorong supaya tol Sibanceh memiliki ikon kearifan lokal.

Hal itu disampaikan oleh salah seorang tim penilai, Ir Yuana Sutyowati MM.

Tim penilai yang melakukan peninjauan yaitu Yuana (Purna Deputi di Kementerian Koperasi dan UMKM), Ranto P Rajagukguk MT (BPJT), Ir Sudirman MM (Kementerian PUPR), dan Tulus Abadi dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Yuana menjelaskan, dalam setiap proyek infrastruktur pada masa Presiden Joko Widodo, selain menekan segi pemanfaatan, juga mendorong sisi estetika dan kenyamanan.

Oleh karena itu, dalam upaya mewujudkan tol berkarakter pada 2024, tol Sibanceh didorong memiliki nilai-nilai lokal.

Katanya, untuk jangka panjang dalam mencapai tol berkelanjutan dan berkarakter, maka harus dimunculkan ciri khas setiap daerah.

“Misalnya jalan tol di Bali dibangun dengan jalan layang membelah lautan, terus ikon dan ciri khasnya ada mangrove, maka tol di Aceh ini juga harus digali, apa yang paling berkarakter dan ikon kearifan lokal,” ujarnya.

Yuana menilai, Aceh menyimpan ragam keunikan,mulai kuliner, produk UMKM, etnis, budaya, alam, hingga syariat islam.

Oleh karena itu, katanya, potensi dan keunikan itu harus digali untuk ditonjolkan.

Ia menambahkan, Kementerian PUPR terus melakukan penilaian kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dalam menjalankan operasionalnya.

Baca juga: Aceh Minta Pusat Lanjutkan Proyek Tol, Tinjau Progres Pembangunan Sibanceh

Baca juga: Jalan Tol Sibanceh Beroperasi Penuh September 2023, Masih Ada 106 Bidang Tanah belum Dibebaskan

Supaya dapat terus meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan.

Untuk tol Sibanceh, lanjut dia, beberapa lokasi jalan tol sudah memenuhi kelengkapan penghijauan dengan adanya tanaman hias dan tanaman teras, sehingga dapat terus dikembangkan di lokasi-lokasi lain.

Sementara Tulus Abadi, tim penilai dari YLKI menyoroti tentang masih adanya satwa liar yang terlihat melintas tol.

Hal itu karena tol Sibanceh memang melintasi kawasan pada savana dan hutan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved