Selasa, 28 April 2026

Berita Bireuen

Apdesi Bireuen Berharap Korban Rumah Terbakar Segera Miliki Rumah Layak Huni

Sebaiknya rumah korban terbakar dibantu dengan sumber dana Baitul Mal Bireuen atau Baitul Mal Provinsi Aceh.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Dok Pribadi
Ketua Apdesi Bireuen, Bahrul Fazal 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sejak beberapa waktu lalu tim Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bireuen bersama Pj Bupati Bireuen melakukan verifikasi terhadap rumah tidak layak huni suatu program sangat bagus.

Selain itu, masih banyak rumah korban kebakaran di Bireuen sejak tahun 2021 sampai sekarang belum terbantu, mereka korban kebakaran juga mengharapkan bantuan rumah layak huni.

Hal tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Bireuen, Bahrul Fazal kepada Serambinews.com, Kamis (27/10/2022) berkaitan dengan banyaknya keluhan korban rumah terbakar belum tertangani dan belum memiliki rumah karena belum sanggup membangun lain.

“Ada beberapa korban rumah terbakar di Bireuen berharap mereka mendapat bantuan rumah sebagai tempat berteduh bersama keluarga, karena beberapa waktu lalu ada tim turun melakukan verifikasi menyangkut rencana pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu,” ujarnya.

Bahrul Fazal mengatakan, rumah tidak layak huni sudah didata dan akan ditangani Perkim Bireuen, sebaiknya rumah korban terbakar dibantu dengan sumber dana Baitul Mal Bireuen atau Baitul Mal Provinsi Aceh.

Sepengetahuannya, dalam Qanun Aceh  nomor 3 tahun 2021 tentang perubahan atas qanun Aceh nomor 11 tahun 2018 tentang Baitul Mal terbuka peluang membantu rumah korban kebakaran. 

Disebutkan, dalam pasal 27 qanun tersebut salah satu point disebutkan, penyaluran infak dalam bentuk kemaslahatan  umat  antara lain membiayai program  dan kegiatan  yang sasarannya meliputi  pembangunan/perbaikan rumah fakir miskin (dhuafa), bantuan tanggap darurat  untuk masyarakat terdampak bencana alam dan bencana kemanusiaan.

Melihat isi qanun tersebut, Apdesi mengharapkan Baitul Mal Bireuen maupun Baitul Mal Aceh mengambil peran untuk membantu korban rumah terbakar karena termasuk bencana alam.

“Beberapa tahun lalu, setiap rumah terbakar langsung di bantu Baitul Mal, saat ini sudah banyak rumah terbakar belum terbantu dan sekarang sepertinya sudah harus segera ditangani dan dibantu,” harap Bahrul Fazal.

Data diperoleh Serambinews.com, jumlah rumah terbakar sejak tahun 2021 lalu sampai Oktober 2022 mencapai 90 unit lebih  mulai dari Samalanga sampai Gandapura, selain rumah banyak kios atau tempat usaha juga terbakar dalam berbagai musibah kebakaran di Bireuen.

Sebagian kecil atau dibawah 10 unit sudah dibantu sejumlah pengusaha, rekanan, para dermawan maupun donator lainnya dan masih banyak yang belum terbantu.

Harapan senada juga disampaikan Rektor Umuslim, Dr Marwan MPd mengharapkan korban rumah terbakar  mendapat bantuan rumah layak huni.

“Saya sangat mengharapkan Pemkab Bireuen atau Baitul Mal untuk membantu mereka para korban kebakaran. Tolong bantu korban kebakaran sesuai dengan peraturan, bila aturan membolehkan bantu mereka para korban kebakaran,” ujar Marwan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman  (Perkim) Bireuen, Fadhli ST MSM kepada Serambinews.com secara terpisah mengatakan, Perkim Bireuen melakukan pendataan terhadap data rumah tidak layak huni usulan dari desa ke camat dan sampai ke Pemkab Bireuen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved