Selebriti

Via Vallen Cerita Saat Berjuang Pertahankan Kehamilan hingga Harus Keguguran Anak Pertama

"Tapi aku tetap enggak mau. Akhirnya dikasih obat untuk mengeluarkan anaknya. Karena, katanya, 'mau ditunggu kayak apa pun

Editor: Nur Nihayati
(KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung )
Penyanyi dangdut Via Vallen. 

"Tapi aku tetap enggak mau. Akhirnya dikasih obat untuk mengeluarkan anaknya. Karena, katanya, 'mau ditunggu kayak apa pun

SERAMBINEWS.COM - Via Vallen mengalami keguguran. Pengalaman pahit ini membuat dirinya was-was.

Maka itu harus estra hati-hati saat menghadapi jika ia nanti hamil lagi.

Curhat Penyanyi Via Vallen melalui unggahan Instagram-nya menceritakan tentang bagaimana dia mempertahankan kehamilan meski kondisi janin sudah dinyatakan meninggal dunia.

Pada 1 Oktober, istri Chevra Yolandi tersebut menjalani Ultrasonografi (USG). Pada saat itu, kondisi janinnya yang berusia 8 minggu dinyatakan tidak berkembang.

Oleh karena itu, dokter menyarankan Via Vallen untuk menjalani kuret. Tetapi, dia tidak mau dan mencoba mencari solusi ke dokter lain.

3 Oktober, Via Vallen berjumpa dengan dokter yang baru. Tetapi hasilnya sama bahwa disarankan untuk menjalani kuret.

"Tapi aku tetap enggak mau. Akhirnya dikasih obat untuk mengeluarkan anaknya. Karena, katanya, 'mau ditunggu kayak apa pun, janinnya enggak bakal berkembang dan hidup lagi'," ujar Via Vallen pada Rabu 6 Oktober 2022.

Walau begitu, sebagai calon ibu, Via Vallen percaya dengan keajaiban dari Tuhan.

Sebab, berdasarkan cerita dari banyak orang yang memiliki pengalaman serupa seperti Via Vallen, mereka tetap menunggu sampai bayinya lahir dengan selamat.

"Jadi, aku memilih untuk tidak meminum obatnya dan menunggu janin ini berkembang," tutur Via Vallen.

Karena masih kepikiran dengan kondisi janinnya, Via Vallen pergi ke spesialis fetomaternal. Tetapi, solusinya sama, yakni kuret.

Lagi-lagi, pelantun "Sayang" itu tidak ingin menjalani kuret sampai akhirnya memutuskan tidak pergi ke dokter hingga akhir tahun.

Pada 16 Oktober, Via Vallen mengalami flek berwarna cokelat. Lantas, dia kembali ke rumah sakit untuk memastikan janinnya.

"Ternyata hasilnya sama. Usia masih 8 minggu, tanpa detak, tanpa gerak. Makin diperjelas dengan tidak adanya aliran darah di janinku. Dokter pun bilang bahwa janinku sudah meninggal dari satu bulan yang lalu," ungkal Via Vallen.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved