Sabtu, 11 April 2026

Mihrab

Meneladani Kehidupan Fatimah, Sosok Putri Bungsu Rasulullah SAW

Fatimah merupakan sosok yang patut diteladani dalam berbagai aspek kehidupan. Terlebih lagi bagi muslimah di zaman modern ini.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Taufik Hidayat
FOR SERAMBINEWS.COM
Pengurus Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Nauratul Islami 

Cara Meneladani Kehidupan Fatimah, Sosok Putri Bungsu Rasulullah SAW

SERAMBINEWS.COM - Sayyidah Fatimah merupakan putri bungsu Baginda Rasulullah SAW.

Dia merupakan sosok yang patut diteladani dalam berbagai aspek kehidupan. Terlebih lagi bagi muslimah di zaman modern ini.

“Sayyidah Fatimah adalah suri tauladan bagi muslimat semua,” ujar Pengurus Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Ustadzah Nauratul Islami.

Fatimah lahir lima tahun sebelum Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rasul.

Bertepatan dengan peristiwa peletakan hajar aswad pada saat perenovasian ka’bah.

Dimana pada saat itu Rasulullah lah yang menjadi penengah di antara kabilah Arab yang berebutan ingin meletakkan hajar aswad tersebut.

“Langkah utama agar dapat meneladani Fatimah adalah dengan membaca dan mendengar kisah-kisah hidupnya. Apalagi di zaman yang serba canggih ini, dengan begitu mudah kita bisa mendapatkannya,” tambahnya.

Ia mengajak kepada umat muslim untuk menjadikan Sayyidah Fatimah sebagai sosok yang dicintai.

Sebab, jika tidak memposisikan diri sebagai pecinta Fatimah, maka segala hal yang didengarkan tentangnya tidak akan berarti dalam kehidupan.

Getirnya kehidupan dengan serentetan peristiwa yang menyedihkan tidak menjadikan Fatimah sebagai sosok yang lemah, tetapi hal ini memberikan pelajaran tersendiri baginya bahwa hidup harus dijalani dengan tabah dan tegar tidak boleh dijalani dengan manja.

“Begitupun yang seharusnya kita terapkan dalam kehidupan kita. Bagaimanapun susahnya kehidupan kita, kita tetap harus melewatinya dengan tegar dan tabah. Karena Allah hanya akan memberikan cobaan sesuai dengan kekuatan pundak kita untuk menanggunggnya,” ujar alumni IAI Al-Aziziyah Samalanga itu.

Hal lain yang dapat diteladani dari sosok Fatimah adalah kehidupannya yang begitu sederhana dalam segala hal.

Walaupun dia putri seorang rasul namun tidak menjadikannya sebagai sebuah alasan untuk hidup mewah dan berbangga-bangga.

Kodratnya wanita yang ingin berpakaian mewah ditahannya karena menaati perintah sang ayah untuk tidak hidup dalam kemewahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved