Breaking News:

Berita Aceh Selatan

Sungai Meluap, Korban Banjir di Aceh Selatan Dievakuasi dengan Perahu Karet

"Akibat banjir tersebut, sebagian warga mengungsi ke shelter yang dibangun oleh pemerintah Aceh melalui BPBA, warga juga mengungsi ke area...

Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Tim gabungan saat melakukan evakuasi terhadap warga Gampong Lhok Raya yang ingin mengungsi akibat sungai meluap, Rabu (2/11/2022). 

"Akibat banjir tersebut, sebagian warga mengungsi ke shelter yang dibangun oleh pemerintah Aceh melalui BPBA, warga juga mengungsi ke area Kompi Brimob Batalyon C Trumon," ungkapnya.

Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Tim Gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI/Polri dan satgas SAR Aceh Selatan melakukan evakuasi terhadap warga Gampong Lhok Raya akibat sungai Lae Soraya meluap, Rabu (2/11/2022).

Evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, H. Zainal bahwa hujan dengan intensitas sedang dan lebat yang mengguyur wilayah Aceh Selatan dari tanggal 30 Oktober pukul 20.00 WIB hingga 31 Oktober pukul 04.00 WIB menyebabkan beberapa kecamatan banjir. 

Sementara itu, banjir susulan yang terjadi sejak 1 - 2 November 2022 akibat banjir kiriman dari Aceh Tenggara ke sungai Lae Soraya yang bermuara di Aceh Selatan dan Aceh Singkil mengakibatkan air meluap .

Hal tersebut memperparah banjir di Kabupaten Aceh Selatan, khususnya daerah yang dilalui oleh Sungai Lae Soraya yang berdampak terhadap permukiman penduduk di Kecamatan Trumon Timur, Trumon Tengah, dan Trumon dalam beberapa gampong, 

Selain itu, satu buah jembatan di Titi Poben ambruk.

"Akibat banjir tersebut, sebagian warga mengungsi ke shelter yang dibangun oleh pemerintah Aceh melalui BPBA, warga juga mengungsi ke area Kompi Brimob Batalyon C Trumon," ungkapnya.

Baca juga: Terkepung Banjir, Warga Sejumlah Kampung di Seberang Sungai Aceh Tamiang Terisolir, Harap Bantuan

Selain itu, beberapa warga juga mengungsi ke rumah saudara dan kerabatnya  berada di dataran tinggi serta sebagian juga memilih bertahan di rumah masing-masing

"Air menggenangi pemukiman penduduk dengan ketinggian maksimal 200 Cm," Kata Zainal.

Adapun total data terdampak bencana banjir keseluruhan mencapai 1.912 jiwa dari 624 Kepala Keluarga (KK).

"Dinas Sosial dan BPBD sudah menyiapkan dapur lapangan di lokasi yang sudah ditentukan. Tim juga melakukan koordinasi bersama perangkat gampong setempat, " pungkasnya. (*)

Baca juga: Kompi 2 Batalyon B Pelopor Dirikan Posko Penanggulangan Bencana Banjir di Aceh Tamiang

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved