Breaking News:

Berita Banda Aceh

388 Jamaah Umrah yang Dialihkan ke Bandara SIM Bertolak ke Tanah Suci

Sehingga, pihak maskapai dan travel mengambil keputusan berpindah bandara, mereka pun harus putar kembali arah ke Banda Aceh.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
Dok Humas Dishub Aceh
Kadishub Aceh, T Faisal menyapa para jamaah umrah asal Aceh saat akan berangkat ke tanah suci di terminal Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar pada Jumat (4/11/2022) siang. 

Sehingga, pihak maskapai dan travel mengambil keputusan berpindah bandara, mereka pun harus putar kembali arah ke Banda Aceh.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Sebanyak 388 jamaah umrah asal Aceh akhirnya berhasil diterbangkan ke Madinah melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar pada Jumat (4/11/2022) siang.

Jamaah umrah yang berasal dari sejumlah daerah di Aceh itu seharusnya bertolak ke tanah suci melalui Bandara Kualanamu, Deli Serdang.

Namun saat sedang dalam perjalanan darat dari Aceh ke Bandara Kualanamu, jamaah terjebak banjir di Aceh Tamiang pada, Kamis (3/11/2022) malam.

Sehingga, pihak maskapai dan travel mengambil keputusan berpindah bandara, mereka pun harus putar kembali arah ke Banda Aceh.

Sebelumnya penerbangan ke tanah suci ini menggunakan pesawat udara Airbus A330 milik maskapai Batik Air.

Pihak maskapai Batik Air selaku operator penerbangan jemaah umrah ini mengalihkan penerbangan transit ke Bandara SIM, Aceh Besar.

Seperti diketahui, wilayah perbatasan Aceh tepatnya di Aceh Tamiang sedang dilanda banjir yang menyebabkan akses jalan nasional di wilayah itu terputus sejak, Kamis (3/11/2022).

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal ikut turun langsung di Bandara SIM guna meninjau pelayanan keberangkatan bagi para tamu Allah.

Teuku Faisal ingin memastikan pelayanan bisa berjalan sesuai prosedur sehingga perjalanan para jemaah tidak mengalami kendala apapun.

"Alhamdulillah, para jamaah umrah asal Aceh bisa terlayani dengan baik meskipun sifatnya mendadak. Ini membuktikan bahwa Bandara SIM sudah sangat siap untuk pelayanan penerbangan internasional maupun umrah," kata Teuku Faisal.

Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder Bandara SIM atas kerjasama dan kolaborasi yang baik. Sehingga pelayanan bagi jemaah umrah berjalanan dengan baik.

Berharap Ada Penerbangan Langsung dari SIM

Pihak Serambi Madinah Travel yang memberangkat para jamaah umrah tersebut, berharap supaya kedepan penerbangan ke tanah suci bisa terus dilakukan lewat Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar.

Pimpinan Serambi Madinah Travel, Tgk Syeh Zakir, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh dan seluruh stakeholder Bandara SIM atas pelayanan yang diberikan kepada jamaah.

"Alhamdulillah, jamaah umrah Aceh bisa berangkat dari bandara kebanggaan masyarakat Aceh. Pelayanan dan fasilitas yang ada di Bandara SIM juga sangat memuaskan, dan membuat jemaah kami bergembira sekali," ujar Syeh Zakir.

Syeh Zakir juga mengharapkan supaya penerbangan umrah bisa dilakukan langsung dari Aceh ke Madinah di masa yang akan datang.

"Ini harapan saya sebagai salah satu penyelenggara travel umrah di Aceh, barangkali travel-travel lainnya di Aceh juga mengharapkan hal yang sama," tutupnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved