Jumat, 17 April 2026

Internasional

Perdana Menteri Israel Yair Lapid Minta Rakyat Bersatu, Usal Kalah dari Benjamin Netanyahu

Perdana Menteri Israel, Yair Lapid mengeluarkan permohonan persatuan nasional untuk seluruh rakyatnya.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Perdana Menteri Israel Yair Lapid 

Agama Zionisme juga mempromosikan garis keras terhadap Palestina dan minoritas Palestina Israel sendiri.

"Mayoritas mutlak warga Israel tidak mau membiarkan kebencian mendikte hidup mereka," kata Lapid saat upacara di pemakaman nasional Israel.

“Kita harus memutuskan sekarang, pada saat ini, ke mana negara ini akan pergi," tanyanya.

Netanyahu tidak menghadiri upacara tersebut.

Baca juga: AS dan Israel Kalahkan Jordania dan 185 Negara di Majelis Umum PBB, Embargo ke Kuba Tetap Berlaku

Tetapi di Parlemen, Netanyahu, Minggu (6/11/2022) mengatakan setelah pemilihan, sudah waktunya untuk keluar dari parit dan tahu bagaimana bekerja sama.

Pemimpin Agama Zionisme, Bezalel Smotrich, mengeluh para pemilihnya telah secara tidak adil dijahili karena mendukung pembunuhan Rabin, sebuah tindakan yang disebutnya menghebohkan.

Pasangan Smotrich, Itamar Ben-Gvir, terkenal mengangkat ornamen kap yang ditarik dari mobil Rabin beberapa minggu sebelum pembunuhan.

“Sama seperti kita mendapatkan lambang ini, kita bisa sampai ke Rabin,” kata Ben-Gvir, yang menduduki jabatan senior Kabinet saat itu.

Rabin dibunuh pada 4 November 1995, oleh seorang ekstremis Yahudi yang menentang upaya perdamaiannya dengan Palestina.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved