Rabu, 8 April 2026

Berita Pidie Jaya

Malam Ini Peut Sagoe Art Festival Digelar

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar kegiatan Peut Sagoe Art Festival 2022 di Pidie Jaya

Editor: bakri
SERAMBI/M ANSHAR
ILUSTRASI - Grup music etnik Aceh, TANGKE ikut memeriahkan Peut Sagoe Art Festival 2022 di Pidie Jaya 

MEUREUDU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar kegiatan Peut Sagoe Art Festival 2022 di Pidie Jaya.

Kegiatan yang mengusung tema “Adat Tapeutimang, Agama Bek Leukang, Reusam Tajaga” ini akan dihelat dalam pergelaran panggung terbuka di Lapangan Utama Balee Mideuen, Meurah Seutia, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, malam ini, Selasa (8/11/2022).

Direncanakan, perhelatan tersebut akan dibuka oleh Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal SSTP MSi dan dihadiri langsung oleh Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Abbas, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Peut Sagoe Art Festival akan berlangsung selama dua hari sejak 8-9 November.

Peut Sagoe Art Festival akan menghadirkan ragam penampilan kebudayaan, tradisi masyarakat, dan keagamaan di Pidie Jaya.

Pada malam pembukaan, para pelaku seni lokal akan menampilkan sejumlah penampilan seperti tari tradisi, kreasi, seni tutur seumapa, hikayat, serta termasuk salah satu tarian khas Pidie Jaya, Rapai-i Bubee.

Penyanyi etnik perempuan Aceh yang sedang naik daun, Safira Amalia dan grup nasyid Salsabil juga akan ikut memeriahkan pembukaan Peut Sagoe Art Festival.

Selanjutnya, pada hari kedua, Rabu (9/11/2022) pagi, juga akan digelar Festival Dike Maulid se-Kabupaten Pidie Jaya.

Sedikitnya sekitar 10 grup akan ikut berkompetisi dalam ajang festival tersebut untuk menjadi peserta terbaik.

Kegaiatan Peut Sagoe Art Festival akan ditutup pada Rabu (9/11/2022) malam dengan tetap menampilkan ragam tradisi Pidie Jaya, seperti Seudati, Rapa-i Geleng, Dodaidi, Seumapa murid SD.

Grup music etnik Aceh, TANGKE juga ikut memeriahkan kegiatan penutupan yang dirangkai dengan pembagian hadiah Festival Lomba Dike Maulid.

Baca juga: Malam Ini, Koetaradja Music Festival Digelar di Taman Budaya

Baca juga: Gampong Lamdingin Kecamatan Kuta Alam Juara Umum Festival Qurani III

Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal mengatakan, Disbudpar Aceh memiliki tagline “Lestarikan Budaya, Majukan Pariwisata”.

“Tagline ini merupakan konsep kami untuk mempromosikan potensi kebudayaan dan kepariwisataan Aceh, dan kedua event tersebut (Peut Sagoe Art Festival dan Festival Dike Maulid) merupakan salah satu upaya kami melestarikan kebudayaan Aceh,” kata Almuniza.

Menurutnya, melalui budaya, wisatawan akan merasakan dan mempelajari berbagai kebudayaan dan keanekaragaman kearifann lokal (dike, seumapa, hikayat, tarian, dan lain-lain) yang dimiliki Aceh.

Menurut Almuniza, potensi budaya dan kearifan lokal dalam pengembangan pariwisata Aceh tak hanya berpotensi mendongkrak kepariwisataan, melainkan juga menjadi bagian dari produk kreativitas manusia yang memiliki nilai ekonomis, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh juga ikut terdampak karena hal ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved