Info Distanbun Aceh

Kementerian Pertanian RI Terbit Tanda Daftar Varietas Tanaman untuk Salak Sabang

Kementerian Pertanian RI sudah memasukkan Salak Sabang ke dalam Tanda Daftar Varietas Tanaman.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: IKL
For Serambinews
Kepala UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (BPSBTPHP) Distanbun Aceh, Habiburrahman, S.TP, M.Sc saat meninjau ke kebun Salak Sabang. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kementerian Pertanian RI sudah memasukkan Salak Sabang ke dalam Tanda Daftar Varietas Tanaman.

Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementrian Pertanian RI sudah mengeluarkan Tanda Daftar Varietas Tanaman, dengan No. 1927/PVL/2022 pada tanggal 11 Oktober 2022.

Pencapaian ini sudah melewati proses yang panjang, Pemerintah Kota Sabang melalui Tim Teknis Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang kerja sama dengan UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (BPSBTPHP) Distanbun Aceh telah berhasil menyusun Deskripsi Salak Varietas Sabang.

Sehingga akhirnya dikeluarkan Tanda Daftar Varietas Tanaman. Kepala UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (BPSBTPHP) Distanbun Aceh, Habiburrahman, S.TP, M.Sc mengatakan, dengan keluarnya tanda daftar, maka akan memberikan banyak manfaat.

Habib menjelaskan, dengan adanya pengakuan kepemilikan produk varietas, maka dapat meningkatkan jumlah produk varietas yang bermutu, meningkatkan kompetensi industri perbenihan, meningkatkan pendapatan petani.

Baca juga: Budidaya Tanaman Sehat Padi Mendulang Emas

“Bahkan dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan penelitian dari para pemulia tanaman,” ujar Habiburrahman. Sementara Tenaga Ahli Distanbun Aceh, Ir Amrullah yang turut mendampingi kegiatan observasi Salak varietas Sabang pada tahun ini menyampaikan, bahwa Salak varietas Sabang memiliki khas cita rasa buah yang tidak perat, rasa manis dengan kandungan air sedikit.

“Sehingga waktu dikonsumsi rasanya lebih enak dan gurih. Makanya, untuk membuktikan bahwa potensi salak varietas sabang ini layak diajukan sebagai varietas unggul nasional, dilakukan uji DNA dengan mengirim sampel ke Laboratorium Tanaman Buah Tropica Institut Pertanian Bogor,” ujarnya.
Dalam melakukan uji DNA, kata Amrullah, Distanbun Aceh menggunakan pembanding Salak varietas Pondoh Sleman, Yogjakarta. Hasilnya, ada perbedaan antara DNA salak varietas Sabang dan salak varietas pondoh Sleman.

Kedepan, harapannya paska keluar tanda daftar tersebut dan selesai finalisasi observasi, Tim BPSB TPHP Aceh dengan Tim Distanpang Kota Sabang juga telah menyusun Proposal salak varietas Sabang untuk diajukan pada Tim Penilaian Pelepasan Varietas Hortikultura (TP2VH) Dirjen Hortikultura Kementan RI.

Baca juga: Distanbun Aceh, Siapkan Pertanian Efektif, Murah, Aman dan Sehat (EMAS)

Tujuannya agar salak varietas Sabang bisa disidangkan oleh Tim tersebut untuk dapat ditetapkan melalui pelepasan dari Varietas Lokal menjadi Varietas Unggul Nasional oleh Menteri Pertanian RI.
Dengah pencapaian itu, maka kedepan diharapkan salak varietas Sabang bisa diperbanyak sebagai benih bersertifikat.

Termasuk untuk kebutuhan pembuatan kawasan kebun Hortikultura dalam rangka mendukung program agrowisata buah bagi turis wisatawan lokal dan manca negara.
“Di samping itu juga nanti benih salak varietas Sabang telah dapat disalurkan ke seluruh Indonesia,” ujar Amrullah.

Untuk memproduksi benih bersertifikat, maka penangkar benih yang berasal dari petani salak varietas Saban punya Rumpun Induk Populasi (RIP) genetik Salak varietas Sabang akan segera dilatih, agar dapat menghasilkan bibit Salak varietas Sabang yang bermutu. (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved