Selasa, 14 April 2026

Hari Pahlawan Nasional

Terbaru! Ini 5 Pahlawan Asal Aceh Lengkap dengan Biografinya, Ada Cut Meutia hingga Teuku Umar

Ada banyak jasa para pahlawan asal Aceh yang turut mengantarkan Indonesia menjadi negara merdeka dan berdulat seperti sekarang ini.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
direktoratk2krs.kemsos.go.id
Pahlawan Nasional Asal Aceh Teungku Chik di Tiro 

Terbaru! Ini 5 Pahlawan Asal Aceh Lengkap dengan Biografinya, Ada Cut Meutia hingga Teuku Umar

SERAMBINEWS.COM - Berikut lima pahlawan nasional asal Aceh lengkap dengan biografinya, mulai dari pahlawan Cut Meutia hingga Teuku Umar.

Ada banyak jasa para pahlawan asal Aceh yang turut mengantarkan Indonesia menjadi negara merdeka dan berdulat seperti sekarang ini.

Tentunya untuk mengantarkan keberhasilan itu, ada banyak perjuangan dan perlawanan tumpah darah yang dilakukan untuk melawan penjajah kala itu.

Sebagai tanda terima kasih yang tak terhingga, pemerintah lantas memberikan gelar pahlawan.

Pemerintah Indonesia kemudian memberikan gelar pahlawan nasional atas tindakan sosok yang dianggap heroik yang dapat dikenang dan diteladani sepanjang masa bagi warga masyarakat lainnya atau berjasa sangat luar biasa bagi kepentingan bangsa dan negara.

Terkait pemberian gelar pahlawan nasional, persyaratannya telah diatur dalam UU No. 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Baca juga: Biografi Lengkap Cut Nyak Dien, Sosok Pahlawan Perempuan dari Aceh yang Paling Ditakuti Belanda

Beberapa tokoh asal Aceh juga telah tercatat namanya dan diberi gelar sebagai pahlawan nasional.

Dilansir dari laman Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial (K2KRS) Kementerian Sosial melalui Kompas.com, berikut adalah biografi singkat para pahlawan nasional dari Tanah Rencong.

1. Cut Nyak Dhien

Pahlawan Cut Nyak Dien.
Pahlawan Cut Nyak Dien. (museumnusantara.com)

Cut Nyak Dhien adalah sosok pahlawan nasional kelahiran 1848 di Lampadang, Kerajaan Aceh atau yang saat ini menjadi Aceh Besar, Wilayah VI Mukim.

Beliau adalah istri pahlawan nasional Teuku Umar yang berjuang melawan kolonial Belanda di wilayah yang sama.

Sosok Cut Nyak Dhien dikenal karena memimpin gerilyawan Aceh yang berperang melawan Pasukan Kolonial Belanda pada masa Perang Aceh (1873- 1904).

Cut Nyak Dhien wafat di pengasingan pada usia 60 tahun pada 6 November 1908 dan dimakamkan di Sukajaya, Sumedang.

Cut Nyak Dhien kemudian ditetapkan menjadi pahlawan nasional pada 2 Mei 1964 melalui SK No.106 Tahun 1964.

Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Pj Bupati Aceh Besar Irup Upacara Ziarah Makam Panglima Polem di Lamsie

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved