Breaking News:

Berita Nagan Raya

Usai Didemo, Pemkab Nagan Raya Data Ulang Honorer Nakes yang belum Terdaftar di Kemenkes

Pendataan ulang ini dilakukan setelah ratusan THL/honorer nakes melancarkan aksi demo di RSUD SIM Nagan Raya pada 31 Oktober lalu.

Penulis: Rizwan | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Kadis Kesehatan Nagan Raya, Siti Zaidar. 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Pemkab Nagan Raya mulai kembali mendata atau memvalidasi honorer/THL (tenaga harian lepas) dari kalangan tenaga kesehatan (nakes) yang sebelumnya tidak terdafar di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Pendataan ini sehingga Non-ASN itu bisa menjadi peserta guna seleksi PPPK (pegawai pemerintah perjanjian kerja).

Pendataan bagi yang belum itu menyusul surat terbaru Kemenkes yang dibuka 10-14 November 2022. 

Pasalnya, sejak ditutup pada pekan lalu banyak yang tidak masuk data sehingga banyak honorer di berbagai daerah demo termasuk di Kabupaten Nagan Raya.

Pendataan nakes di Nagan Raya dilakukan di Dinkes, RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) dan Puskesmas. 

Nagan Raya yang baru masuk dalam data Kemenkes hanya baru sekitar 700 orag dan diperkirakan sekitar 400 orang lagi yang belum masuk yang bertugas dI RSUD SIM, Puskesmas dan Dinkes.

Kadis Kesehatan Nagan Raya, Hj Siti Zaidar SST dikonfirmasi Serambinews.com, Sabtu (12/11/2022) mengatakan, pendataan nakes kini masih dilakukan melalui sistem di Kemenkes yakni dibuka peluang bagi yang belum terdata. 

"Saat sedang dilakukan input data dengan harapan semua yang belum masuk bisa terdata di Kemenkes," jelasnya.

Pendataan saat ini sedang berlangsung dan dilakukan hingga 14 November 2022.

"Dinkes sudah menyampaikan kepada honorer di Dinkes, Puskesmas serta RSUD SIM memanfaatkan kesempatan ini," kata Siti Zaidar.

Seperti diketahui, ratusan THL/honorer dari nakes melancarkan aksi demo di RSUD SIM Nagan Raya pada 31 Oktober 2022. 

Aksi protes mereka tidak terdaftar di Kemenkes juga berlanjut ke kantor bupati. 

Mereka protes karena kalau tidak terdata di Kemenkes maka tidak bisa ikut seleksi PPPK yang dibuka untuk jalur nakes.

Terkait banyak nakes yang tidak terdata, dua anggota DPRK Nagan Raya, Zulkarnaini dan Hasan Masyuri pada pekan lalu juga ikut mendatangi Kemenkes mempertanyakan soal banyak nakes di Nagan Raya yang tidak terdata di Kemenkes.

Anggota DPRK Nagan Raya, Zulkarnain mengatakan menyambut baik terhadap dibuka peluang validasi data kembali bagi nonASN/honorer. 

"Kita berharap Pemkab dan THL/non ASN dari nakes memanfaatkan momen ini. Kita berharap semua bisa terdata, mengingat waktu tinggal 2 hari lalu," harap Zulkarnain kepada Serambinews.com, Sabtu (12/11/2022).(*)

Baca juga: PPPK Kementerian PUPR 2022 untuk Nakes Dibuka, Ini Formasi yang Dibutuhkan, Ini Syarat Dokumennya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved