Berita Aceh Tenggara
Pedagang Berjualan di Jalan Raya Lawe Sigala-gala, Arus Transportasi Terganggu
Bukan saja pedagang yang berjualan di jalan raya, juga parkir kenderaan semrawut dan tidak ada aparat yang mengatur.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Asnawi | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Kendati Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Aceh Tenggara, pernah menertibkan pedagang musiman yang berjualan di bahu Jalan Nasional Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, namun, kini pedagang kembali menjajakan dagangannya di jalan raya.
Akibatnya, pengguna jalan baik roda dua, tiga, empat dan truk yang melintas terganggu. Bukan saja pedagang yang berjualan di jalan raya, juga parkir kenderaan semrawut dan tidak ada aparat yang rutin mengatur lalulintas setiap pekan Rabu dan Sabtu.
"Pedagang musiman ini seperti membandel, mereka kembali menjajakan di jalan raya dan di teras pertokoan. Kondisi ini tentunya menyebabkan pedagang tak tertib," ujar M Ali, Salah Seorang Pengendara yang melintas di daerah itu.
Kata dia, di Pasar Lawe Sigala-gala itu harus memang ada ketegasan dari Pemkab untuk menertibkan pedagang liar. Mereka harus di relokasi di kompleks kios pasar tersebut, karena lapak masih tersedia.
Bukan hanya itu, tambah, Hendri untuk parkir kenderaan yang lama seperti truk, L.300 maupun mobil pribadi, dapat diparkirkan di pinggir jalan depan gereja, karena lokasinya lapang.
“Ini harus menjadi perhatian dan prioritas Pj Bupati Aceh Tenggara Drs Syakir MSi untuk menata pasar Lawe Sigala-gala dan pasar lainnya seperti Semadam, Kuning, Lawe Desky agar tidak menjadi langganan macet setiap musim pekan,” katanya.(*)
Baca juga: BREAKING NEWS – Lagi, 119 Rohingnya Mendarat di Pesisir Pantai Dewantara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/berjualan-di-tepi-jalan-raya.jpg)