Kamis, 16 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

10 Juta Warga Ukraina Tanpa Listrik, Rudal Hantam Kota Kyiv

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan, sekitar 10 juta warganya hidup tanpa sambungan listrik karena rentetan serangan rudal Rusia

Editor: bakri
SERAMBINEWS/Reuters
Delegasi senior Kongres AS bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Kyiv pada hari Sabtu dan berjanji untuk mencoba memastikan dukungan lanjutan dalam perang melawan Rusia. 

KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan, sekitar 10 juta warganya hidup tanpa sambungan listrik karena rentetan serangan rudal Rusia.

Dalam beberapa pekan terakhir, Rusia telah menargetkan jaringan listrik Ukraina setelah sebelumnya menuduh negara itu melakukan serangan 'sabotase' pada infrastruktur kritis Rusia.

Dikutip dari Russia Today, Kamis (17/11/2022), dalam pidato video di Telegram, Zelenskiy menyatakan, banyak kota di Ukraina yang mengalami pemadaman listrik seperti Kiev, Kharkov, Zhytomyr dan Lviv sebagai wilayah paling terdampak.

"Sekitar 10 juta orang Ukraina tanpa listrik," kata Zelenskiy.

Ia juga mencatat masalah koneksi internet dan komunikasi di seluruh negeri.

Selain itu, dirinya menyebut serangan Rusia telah membuat beberapa unit nuklir telah dimatikan secara otomatis di dua Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

"Ini adalah konsekuensi yang diperhitungkan, musuh tahu apa yang ia lakukan," tegas Zelenskiy.

Zelenskiy juga mengklaim bahwa pasukan Rusia telah meluncurkan 90 rudal ke Ukraina.

Pada Selasa lalu, Wakil Kepala Administrasi Kepresidenan Ukraina, Kirill Timoshenko menyebut situasi setelah serangan itu 'kritis'.

Sebagian besar serangan, kata dia, menargetkan fasilitas di tengah dan utara negara itu.

"Situasi di ibu kota sangat serius, jadwal pemadaman listrik darurat khusus sedang dilakukan," pungkas Zelenskiy.

Perlu diketahui, Ukraina telah mengalami pemadaman listrik sejak Rusia melancarkan serangan terhadap infrastruktur energinya pada 10 Oktober lalu, setelah menuduh Ukraina menargetkan situs-situs Rusia, termasuk Jembatan Krimea yang strategis.

Baca juga: Harapkan Sanksi Dicabut, Korea Utara Terus Luncurkan Rudal, Manfaatkan Kebuntuan Ukraina di PBB

Baca juga: Pasukan Ukraina Gagalkan Serangan Pasukan Rusia di Donetsk dan Luhansk, Rudal Bombardir Odesa

Awal bulan ini, Zelenskyy mengklaim pemadaman listrik berdampak pada lebih dari 4 juta warga Ukraina, dengan penduduk ibu kota dan pinggirannya menanggung beban paling berat.

Menurut pihak berwenang Ukraina, serangan berulang Rusia telah menghancurkan atau merusak hingga 40 persen infrastruktur energi negara tersebut.

Serangan terkini Rusia pada Kamis (17/11/2022) menghantam berbagai kota di seluruh Ukraina.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved