Berita Banda Aceh
Ada Even Journey Coffee di Taman Ratu Safiatuddin, Diramaikan 44 Stan Kopi
Kegiatan yang mengangkat tema ‘Journey In A Cup Of Coffee’ itu akan menampilkan 44 stan yang terdiri atas pelaku usaha kopi hingga UMKM.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Kegiatan yang mengangkat tema ‘Journey In A Cup Of Coffee’ itu akan menampilkan 44 stan yang terdiri atas pelaku usaha kopi hingga UMKM. Even ini berlangsung hingga Minggu, 20 November 2022.
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Untuk mewadahi para pengusaha kopi lokal dan UMKM, Pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar even Journey Coffee di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, yang dibuka pada Jumat, 18 November 2022.
Kegiatan yang mengangkat tema ‘Journey In A Cup Of Coffee’ itu akan menampilkan 44 stan yang terdiri atas pelaku usaha kopi hingga UMKM.
Even ini berlangsung hingga Minggu, 20 November 2022.
Even ini juga tak hanya mengandalkan ala tradisional seperti kopi saring yang telah melegenda di lidah masyarakat Aceh, varian kopi lainnya juga bisa ditemukan di sini.
Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal menyampaikan, perkembangan minum kopi saat ini bukan hanya sebagai rutinitas saja.
Melainkan sudah menjadi tren di kalangan masyarakat, karena adanya inovasi yang terus berkembang hingga menyentuh sektor pariwisata.
Apalagi, Aceh memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan sektor wisata kopi.
Baca juga: Disbudpar Aceh Gelar Journey Coffee di Taman Ratu Safiatuddin, Angkat Potensi Wisata Kopi di Aceh
Selain masyarakat yang gemar ngopi, daerah ini juga merupakan salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia.
“Atas dasar itu, kita menggelar kegiatan Journey Coffee sebagai upaya pemerintah dalam mengembangkan sektor wisata kopi. Sebagaimana tagline kita ‘Lestarikan Budaya, Majukan Pariwisata’,” ujar Almuniza Kamal saat membuka kegiatan tersebut.
Almuniza berharap ke depan, pihaknya bisa berkolaborasi dengan instansi lain untuk mengangkat komoditas unggulan Aceh, seperti kopi dan sebagainya masuk dalam even pariwisata.
"Saya berharap ke depan kegiatan yang menunjukkan komoditi unggulan Aceh bisa kita buat event pariwisata. Jadi harus ada kolaborasi memang untuk mewujudkan itu," pungkasnnya.
Sebagai informasi, even kali ini Disbudpar Aceh tetap berupaya mengusung konsep go green dengan mengajak semua pengunjung untuk membawa tumbler dan mengurangi penggunaan bahan makanan sampah plastik.
Bagi pengunjung yang datang ke even ini tidak sempat membawa uang tunai, sistem pembayaran/transaksi di lokasi Journey Coffee juga bisa dilakukan secara non tunai (cashless).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/event-journey-coffee.jpg)