Breaking News:

Berita Pidie Jaya

Panen Jagung di Pidie Jaya Sudah Maksimal, Capai 7 Ton/Hektare, Perkiraan dari Tes Ubinan Distanpang

Sedangkan luas tanaman jagung di dalam tujuh dari delapan kecamatan di Pidie Jaya yang dipanen hingga 22 September 2022 mencapai 1.715 hektare. 

Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
Dok Distanpang Pidie Jaya
Kepala Distanpang Pidie Jaya, drh Muzakkir Muhammad MM (tengah) melakukan tes ubinan hasil panen jagung di Gampong Cot Keng, Kecamatan Bandar Dua, Kamis (17/11/2022) 

Sedangkan luas tanaman jagung di dalam tujuh dari delapan kecamatan di Pidie Jaya yang dipanen hingga 22 September 2022 mencapai 1.715 hektare. 

Laporan  Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Kepala Dinas Pertanian dan Pangan atau Distanpang Pidie Jaya, Muzakkir Muhammad, menyebut rata-rata panen jagung petani di Pidie Jaya kini sudah maksimal mencapai tujuh ton per hektare. 

Sedangkan luas tanaman jagung di dalam tujuh dari delapan kecamatan di Pidie Jaya yang dipanen hingga 22 September 2022 mencapai 1.715 hektare. 

Kadistanpang Pidie Jaya, drh Muzakkir Muhammad MM didampingi Kepala Bidang  Tanaman Pangan dan Holtikultura (Kabid TPH) Syafri Salam SP MP, menyampaikan hal ini disela-sela melakukan tes ubinan hasil panen jagung di Gampong Cot Keng, Kecamatan Bandar Dua, Kamis (17/11/2022).

Tes ubinan adalah cara untuk mengetahui perkiraan hasil panen tanaman jagung melalui penentuan sampel, pengukuran, dan penimbangan hasil.

"Hasil tes ubinan, dalam setiap hektarenya rata-rata mencapai 7 ton per hektare," sebut drh Muzakir Muhammad MM.

Muzakkir menyebutkan dari jumlah areal pengembangan tanaman jagung 1.715 Ha pada 2022, seluas 1.200 hektare di antaranya dikelola sendiri oleh petani tanpa bantuan pemerintah. 

Baca juga: Cukupi Ketahanan Pangan, Distan Aceh Besar Galakkan Tanaman Jagung untuk Ditanam Petani

Sisanya 515 hektare mendapat bantuan pemerintah melalui Kementerian Pertanian.  

Muzakir mengatakan program pengembangan tanaman jagung dalam delapan tahun terakhir sangatlah dirasakan manfaatnya untuk kesejahteraan ekonomi bagi para petani di Kecamatan Bandar Baru, Panteraja, Triengadeng, Meureudu, Meurah Dua,  Ulim, dan Bandar Dua.

"Dalam setiap hektare para petani dapat memperoleh hasil mencapai Rp 24.500.000. 

Hasil tampung jagung kering panen saat ini Rp 3.500 per kilogram," sebut Muzakkir.  (*)

Baca juga: Babinsa Koramil 24/Lembah Seulawah Dampingi Penyemprotan Tanaman Jagung

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved