Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pembongkaran TB New Zikra Dikeluhkan Warga, Debu Semen Berterbangan

Mohd Din menyayangkan proses pembongkaran Toko Buku (TB) New Zikra yang menimbulkan keluhan masyarakat sekitar

Editor: bakri

BANDA ACEH - Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din, menyayangkan proses pembongkaran Toko Buku (TB) New Zikra yang menimbulkan keluhan masyarakat sekitar.

Hal ini disampaikan Mohd Din, Jumat (18/11/2022), usai mendapat keluhan dari masyarakat karena pembongkaran TB New Zikra membuat debu semen berterbangan serta adanya sampah masuk ke perkarangan warga sekitar.

"Kita lihat eksekusi tidak berlangsung baik.

Bangunan kita yang dua pintu terganggu juga.

Ketika hujan tempias masuk, saya juga menerima keluhan bahwa debu berterbangan sampai menganggu masyarakat sekitar," ucap Mohd Din.

Pimpinan Perusahaan Serambi Indonesia itu juga meminta perhatian kepada pembongkar, terutama pengacara untuk terus mengawasi secara baik.

Ia menegaskan, pembongkaran itu jangan sampai menimbulkan persoalan ataupun timbul persoalan hukum baru.

"Kita minta perhatian pembongkar, terutama pengacara untuk bekerja secara baik dan mengawasi, sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum yang baru dan saya terus terang, demi kebaikan kita, bisa saja ini berproses hukum lagi," tegasnya.

Mohd Din mengatakan, pihaknya menghormati putusan pengadilan, sebagaimana sebelumnya upaya membebaskan kawasan tersebut.

Namun, sebutnya, harga yang diminta sangat tidak wajar, bahkan pihak penggugat meminta dua bangunan tersebut dengan penawaran yang rendah.

"Kita menghormati hukum, karena itu pengutusan pengadilan, meskipun kita telah berusaha maksimal berusaha mencari jalan keluar, kita menyayangkan eksekusi dilakukan, karena harga yang diminta pengugat sangat tidak wajar, mereka menang secara pengadilan, iya.

Baca juga: Toko Buku New Zikra Jadi Korban, Imbas Sengketa Lahan antara Tjut Suryati SH dkk dengan Wali Kota

Baca juga: Serambi Tuntut Pemko Ganti Rugi Lahan Toko Buku Zikra

Tapi ini tidak semata-mata seperti itu," terangnya.

"Kita sudah berusaha menawar dengan harga lebih dari harga pasar di sana, ternyata mereka tidak mau, bahkan bangunan kita yang dua pintu mereka minta dengan harga sangat murah, saya tidak mau, karena kita mau beli tanah dengan harga yang sangat mahal, sedangkan bangunan kita dua pintu tiga lantai ditawar dengan murah sekali," tambahnya.

Membenarkan pernyataan PP Serambi Indonesia, Manajer TB New Zikra, Lailun Kamal, mengatakan, selama proses pembongkaran, masyarakat mengeluhkan debu semen yang berterbangan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved